22
Dec
09

Melemahnya Harmoni

Harmoni atau keselarasan adalah tujuan penting yang ingin dicapai oleh arsitektur. Komposisi berbagai unsur keruangan ditata menjadi harmoni melalui pendekatan ilmu arsitektur. Harmoni dalam karya arsitektur tercipta ketika seluruh unsur dalam bangunan termasuk konsep arsitektur, tata tanaman, interior, bahan, dan kebutuhan maupun mimpi pemilik rumah menyatu dalam realita ruang. Kepada tingkat yang lebih tinggi lagi, rumah-rumah yang saling berdampingan berikut berbagai fasilitas pendukungnya akan disebut harmonis dan selaras jika memiliki corak dan langgam arsitektur yang sama atau senada. Namun saat ini, seringkali kita tidak menemukan rasa harmonis yang demikian pada tata bangunan di berbagai kota di Indonesia. Banyak rumah-rumah yang saling berdampingan pada suatu kawasan tidak memiliki kesamaan corak arsitektur bahkan saling bertolak belakang satu sama lain.

Melemahnya kultur
Kebudayaan adalah penyatu utama berbagai hal yang melingkupi kehidupan manusia seperti rutinitasnya sehari-hari, adat kebiasaan, agama serta bentuk bangunan. Interpretasi arsitektural atas suatu kebudayaan tentu tidak memiliki perbedaan< yang besar jika dibandingkan dengan rumah-rumah di sekitarnya, sehingga bisa disebut memiliki corak yang sama. Sebagai contoh, pada kebudayaan Jawa Tengah, kita menemukan bentuk atap kampung, limas dan joglo. Bentuk-bentuk atap ini menjadi ‘nada’ yang mengharmoniskan rumah-rumah dalam sebuah permukiman.

Kemajuan teknologi telah mengantarkan keterhubungan antar seluruh bagian dunia dalam proses globalisasi. Proses ini telah memicu penggabungan berbagai kebudayaan menjadi satu kebudayaan global, sekaligus kebudayaan-kebudayaan lokal terabaikan. Dampaknya dalam pembangunan perumahan adalah munculnya gaya-gaya arsitektur baru dengan beragamnya pilihan bentuk yang dapat diadaptasi. Hal ini menyebabkan berubahnya nilai orientasi bentuk bangunan kepada trend baru di luar kebudayaan yang sudah diacu secara turun temurun. Melemahnya kultur oleh globalisasi akan menumbuhkan banyak varian bentuk bangunan sehingga mengaburkan arti harmoni arsitektural pada suatu kawasan.

About these ads

0 Responses to “Melemahnya Harmoni”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 43 other followers

%d bloggers like this: