<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>architecture + everyday</title>
	<atom:link href="http://everydayarchitecture.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com</link>
	<description>re-reading of our architecture and our everyday</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 23:42:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='everydayarchitecture.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>architecture + everyday</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://everydayarchitecture.wordpress.com/osd.xml" title="architecture + everyday" />
	<atom:link rel='hub' href='http://everydayarchitecture.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ugly is something you hide</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/16/ugly-is-something-you-hide/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/16/ugly-is-something-you-hide/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 19:16:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yolasembiring</dc:creator>
				<category><![CDATA[rethinking aesthetics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2563</guid>
		<description><![CDATA[menurut oxford dictionary, ugly diartikan sebagai unpleasant to look at. dan saya sangat setuju dengan definisi ini. saya pernah menonton sebuah drama serial Jepang berjudul Hotaru no Hikari. Drama ini bercerita tentang Hotaru, seorang desainer interior yang cantik, terkenal cekatan dan sangat telaten dalam bekerja. Namun dimata teman-teman sekantornya, Hotaru adalah seseorang yang misterius, karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2563&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>menurut <em>oxford dictionary</em>, <em>ugly</em> diartikan sebagai <em>unpleasant to look at</em>. dan saya sangat setuju dengan definisi ini.</p>
<p>saya pernah menonton sebuah drama serial Jepang berjudul Hotaru no Hikari. Drama ini bercerita tentang Hotaru, seorang desainer interior yang cantik, terkenal cekatan dan sangat telaten dalam bekerja. Namun dimata teman-teman sekantornya, Hotaru adalah seseorang yang misterius, karena jarang sekali ikut kumpul-kumpul di akhir pekan bersama teman-temannya, dan tidak pernah mengajak teman-temannya mengunjungi rumahnya.</p>
<p>ternyata, hotaru yang cantik, cekatan dan telaten, di rumah adalah seorang yang&#8230;.</p>
<p><a href="http://s1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/?action=view&amp;current=birubiru1.jpg" target="_blank"><img src="http://i1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/birubiru1.jpg" border="0" alt="Photobucket"></a></p>
<p>bandingkan tampilan di kantor dan di rumah seorang hotaru&#8230;</p>
<p><a href="http://s1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/?action=view&amp;current=hotaru-no-hikari.jpg" target="_blank"><img src="http://i1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/hotaru-no-hikari.jpg" border="0" alt="Photobucket"></a></p>
<p>di rumah, hotaru jauh dari kata rapi. memakai baju seenaknya, tabrak warna, dengan barang berantakan di sekitarnya, tidur-tiduran dengan posisi yang juga seenaknya di teras rumahnya. sungguh jauh dari sosok hotaru yang biasa terlihat di kantor.</p>
<p>kondisi hotaru di rumah adalah ugly? saya yakin sebagian besar akan menjawab, ya. mengapa? karena kita melihat pemandangan yang tidak menyenangkan untuk dinikmati. benda-benda berserakan dan kombinasi warna baju yang sama-sama terang sehingga terlalu mencolok. belum lagi rambut yang berantakan dan tidak terikat dengan rapi.</p>
<p>tapi adakah yang tahu? tidak ada. karena hotaru selalu tampil 180 derajat ketika di kantor, memakai baju yang rapi dan serasi serta rambut yang disisir rapi dan tidak pernah berniat mengundang teman-teman kantornya ke rumah. s<em>o, no one knows, she hides that&#8230;</em></p>
<p>di kamar kosan, saya mempunyai sebuah desk tempat saya menaruh banyak barang, khususnya asesoris dan benda-benda yang saya pakai sehari-hari. setiap hari saya menghabiskan waktu cukup lama (sekitar 15-20 menit) di depan desk tersebut ketika bersiap-siap hendak pergi ke kampus, ataupun berpergian (apalagi berpergian bisa lebih lama). jadi desk tersebut dapat dikatakan salah satu yang dapat menunjang saya berpenampilan lebih baik.</p>
<p>namun ironisnya, kondisi desk tersebut adalah&#8230;.</p>
<p><a href="http://s1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/?action=view&amp;current=IMG04049-20120116-0128.jpg" target="_blank"><img src="http://i1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/IMG04049-20120116-0128.jpg" border="0" alt="Photobucket"></a></p>
<p>sangat tidak rapi, botol-botol terguling, bahkan dapat ditemukan sampah. namun, saya justru berusaha menghasilkan penampilan yang rapi setiap harinya, padahal &#8216;sumber&#8217;nya adalah sesuatu yang jauh dari kata rapi. ugly? ya. berantakan, sampah berceceran, tidak teratur. tapi desk tersebut tidak ada yang tahu *kecuali teman-teman dekat yang memang cukup sering ke kamar saya*, tidak pernah ditunjukkan, bahkan output yang berasal dari kegiatan berlama-lama di depan desk tersebut setiap harinya 180 derajat berbeda.</p>
<p>ugly, menurut saya adalah sesuatu yang tidak enak dipandang mata, maka dari itu seringkali disembunyikan atau dibuang. maka dari itu kita rela membeli tempat sampah agar sampah memiliki tempatnya sendiri sehingga tidak dapat terlihat langsung, dan posisi TPA biasanya jauh dari jangkauan kebanyakan orang. seperti contohnya TPA di fakultas teknik yang terletak di belakang laptek sehingga jauh dari pandangan mata.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2563/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2563&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/16/ugly-is-something-you-hide/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2b2a3098afe54d44f14a975a88f2319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yolasembiring</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/birubiru1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Photobucket</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/hotaru-no-hikari.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Photobucket</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i1070.photobucket.com/albums/u496/yola1791/IMG04049-20120116-0128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Photobucket</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Ugly</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/the-ugly/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/the-ugly/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 16:43:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arichichristika</dc:creator>
				<category><![CDATA[rethinking aesthetics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2533</guid>
		<description><![CDATA[Ugly atau jelek, buruk. Sebenarnya apa ang dimaksud oleh ugly, bagaimana sebuah benda disebut jelek. Banyak pendapat, yaitu kotor, tidak sesuai konteks, dan lain-lain. Botol penyek di ataslah yang saya lihat menjadi ugly, alasannya adalah karena bentuknya tidak sesuai lg seperti sedia kala, lalu botol ini juga tidak berfungsi dengan baik, karea tidak dapat menampung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2533&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tinypic.com?ref=qpl6rc" target="_blank"><img src="http://i40.tinypic.com/qpl6rc.png" alt="Image and video hosting by TinyPic" border="0" /></a></p>
<p>Ugly atau jelek, buruk. Sebenarnya apa ang dimaksud oleh ugly, bagaimana sebuah benda disebut jelek. Banyak pendapat, yaitu kotor, tidak sesuai konteks, dan lain-lain. Botol penyek di ataslah yang saya lihat menjadi ugly, alasannya adalah karena bentuknya tidak sesuai lg seperti sedia kala, lalu botol ini juga tidak berfungsi dengan baik, karea tidak dapat menampung air sebagai mana mestinya karena remuk dan bocor lalu benda ini juga tidak dapat dipegang secara sempurna, karena unsure ergonomisnya telah hilang. Benda ini ugly dan akhirnya hanya akan menjadi sampah pada saat ini dan konteks serta waktu ini. Mungkin benda ini akan berbeda terlihat ketika ada seorang seniman menggunakannya sebagai sebua seni instalasi sesuatu. Kesimpulanny adalahs ebuah benda ugly dinilai secara objektif oleh orang yang melihatnya pada saat tertentu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2533/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2533&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/the-ugly/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac2a4fd2dd42de69db015d6257d75711?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arichichristika</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i40.tinypic.com/qpl6rc.png" medium="image">
			<media:title type="html">Image and video hosting by TinyPic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UGLY in FACEBOOK</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/ugly-in-facebook/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/ugly-in-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 15:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwimayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[rethinking aesthetics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2547</guid>
		<description><![CDATA[Private photos, adalah salah satu menu pilihan di dalam facebook. Private? mengapa dipilih? Ada yang dpilih karena mereka tidak ingin kehidupan pribadinya dilihat orang lain, tetapi untuk saya Dan ini hal yang saya tidak pivate di facebook Hal ini saya lakukan karena teman saya di facebook, meliputi komunitas kampus, komunitas sma, yang menjadi komunitas paling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2547&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Private photos, adalah salah satu menu pilihan di dalam facebook. Private? mengapa dipilih? Ada yang dpilih karena mereka tidak ingin kehidupan pribadinya dilihat orang lain, tetapi untuk saya</p>
<p><a href="http://tinypic.com?ref=30ti7au" target="_blank"><img src="http://i41.tinypic.com/30ti7au.png" alt="Image and video hosting by TinyPic" border="0" /></a></p>
<p>Dan ini hal yang saya tidak pivate di facebook</p>
<p><a href="http://tinypic.com?ref=s6pyjo" target="_blank"><img src="http://i40.tinypic.com/s6pyjo.png" alt="Image and video hosting by TinyPic" border="0" /></a></p>
<p>Hal ini saya lakukan karena teman saya di facebook, meliputi komunitas kampus, komunitas sma, yang menjadi komunitas paling mengenal saya dan lainnya adalah kelompok-kelompok orang yang hanya mengenal sekilas saja seperti komunitas kerja. Saya ingin menghadirkan image mayu yang<em> </em>mature dan dapat menangani dan bertanggung jawab akan pekerjaan. Foto pertama merupakan foto yang diambil saat saya ekskursi ke Alor, dapat dilihat ada rumah adat di bagian kiri. Secara fotografi foto pertama sangat bagus, diambil dengan kamera slr dengan tingkat fokus yang tepat dan tone colour yang menggambarkan suasana Alor, tetapi ekspresi saya yang sangat ekspresif memberi angle yang buruk pada muka saya, terlihat bulat, hidung besar, dan berkumis. Sedangkan melihat foto kedua yang menurut saya, adalah mayu yang sedang bekerja, dengan mengatur model dalam berpakaian, dan mengarahkan gaya. Walupun secara fotografi tidak terlihat muka saya, warna terlalu gelap dan sebagainya. Tetapi hal pertamalah yang ingin saya sampaikan pada teman facebook. Ketika mereka melihat foto pertama yang saya pikir mereka akan pikir adalah mayu yang immature dan sangat cuek dalam berpenampilan. Hal ini tidak ingin saya tampilkan sebagai image, bagaimana apabila rekan kerja atau klien saya melihat? Karena facebook lebih sekedar website biasa menurut saya, facebook adalah suatu marketing dimana saya <em>menjual</em> diri dan karya, sedangkan foto ugly ini menurut saya bukanlah sesuatu yang bisa dijual, bukan sesuatu yang membuat saya mendapatkan sebuah pekerjaan dan apresiasi. Sedangkan di foto kedua, lebih menjual diri saya, seakan saya kreatif dan bertanggung jawab. Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah dengan menampilkan foto pertama saya akan kehilangan pekerjaan? Atau justru menambah pekerjaan? Atau tidak merubah apapun? Foto pertama tentu tidak menjadi ugly apabila kegunaan facebook bagi saya adalah sarana mencari teman yang <em>sejenis</em>, serun dan humoris, sehingga menurut saya sesuatu yang ugly akan menjadi ugly apabila tidak sesuai dengan kontex, yang di mana dalam hal ini foto pertama Untuk saya hingga sekarang saya tetap menganggap ugly hal-hal yang tidak dapat<em> menjual </em>saya dan menutupnya untuk akses publik.. <em>Thanks to facebook for private setting <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2547/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2547&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/ugly-in-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d1700ed98f2647d327867cff6c433862?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dwimayu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i41.tinypic.com/30ti7au.png" medium="image">
			<media:title type="html">Image and video hosting by TinyPic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i40.tinypic.com/s6pyjo.png" medium="image">
			<media:title type="html">Image and video hosting by TinyPic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Make Up</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/make-up/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/make-up/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 05:53:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwimayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[space of everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2539</guid>
		<description><![CDATA[Pertama kali saya menggunakan make up adalah kelas 2 sma, tetapi memakai make up tidak menjadi sebuah rutinitas karena teman laki-laki (pada zaman itu) apabila melihat kami para wanita abg memakai make up, maka ejekan lah yang keluar dari mulut mereka, seperti tante-tante, pipi terlalu merah, dan sebagainya. Tetapi memakai make up mulai saat itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2539&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Pertama kali saya menggunakan make up adalah kelas 2 sma, tetapi memakai make up tidak menjadi sebuah rutinitas karena teman laki-laki (pada zaman itu) apabila melihat kami para wanita abg memakai make up, maka ejekan lah yang keluar dari mulut mereka, seperti tante-tante, pipi terlalu merah, dan sebagainya. Tetapi memakai make up mulai saat itu saya telah biasakan, dipakai saat pergi bersama teman wanita saja, rutinitas dilakukan sebelum pergi, berkumpul di rumah salah satu rumah, kemudian memakai make up bersama, saling men<em>share</em> tips. Semakin kemari, kebiasaan make up semakin sering dilakukan, tidak hanya saat pergi sesama wanita, tetapi kami mulai berani apabila pergi bersama lelaki juga, tetapi ternyata tanggapan seperti hinaan dan sebagainya hanya datang ketika pertama dahulu saja, mereka sekarang menggap hal tersebut sudah lumrah dilakukan, melihat penggunaan makeup sekarang sudah mulai digunakan bahkan oleh abg-abg smp. Dengan kelumrahan tersebut, saya pun sekarang menjadi aneh apabila keluar, pergi bersama teman-teman kususnya komunitas teman sma, tidak menggunakan make up. Tetapi <em>everyday</em> telah berubah, dahulu sistem penggunaan makeup, seperti <em>teman</em>, dimana sebelum pergi ke tempat tujuan, berkumpul bersama saling memberi tips dan memakaikan. Sekarang sistem yang terjadi kami memakai makeup sendiri, belajar sendiri melalui tutorial di internet, kemudian mengaplikasikan sebelum datang ke acara dan telah tampil cantik ketika bertemu dengan teman-teman tersebut, dan saling membandingkan hasil makeup masing-masing memberi penilaian (sendiri) terhadap yang lain, seakan <em>musuh</em>, berlomba untuk menjadi yang lebih cantik. Hal tersebut menjadi bukti bahwa esensi memakai make up yang dahulu (pada komunitas kami) telah berubah, dahulu menjadi sebuah moment yang dilakukan dan dinikmati bersama dan sekarang menjadi sebuah moment yang dilakukan dan dinikmati sendiri. Tetapi hal yang tidak berubah, kami melakukan hal ini demi kepuasaan dan kebanggan kami sesama para kaum wanita, bukan untuk anda kaum laki-laki :p</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2539/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2539&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/make-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d1700ed98f2647d327867cff6c433862?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dwimayu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CONNECTING PEOPLE</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/connecting-people/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/connecting-people/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 04:53:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arichichristika</dc:creator>
				<category><![CDATA[space of everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2535</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang akan anda lakukan bila jauh dari orang tua dan orang-orang yang anda sayangi？ Pastinya akan mencoba untuk menguhubungi mereka setidaknya memberi kavar tentang keadaan diri dan mengetahui keadaan mereka. Saat ini saya mengalami hal tersebut di mana jauh dari orang tua, dan tidak ada alat komunikasi yang dapat di gunakan, -baca: handphone. Di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2535&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang akan anda lakukan bila jauh dari orang tua dan orang-orang yang anda sayangi？ Pastinya akan mencoba untuk menguhubungi mereka setidaknya memberi kavar tentang keadaan diri dan mengetahui keadaan mereka. Saat ini saya mengalami hal tersebut di mana jauh dari orang tua, dan tidak ada alat komunikasi yang dapat di gunakan, -baca: handphone. Di waktu sekarang ini sangat terasa bagaimana kehidupan kita sehari-hari semakin dipermudah dalam berkomunikasi, menunjukan eksistensi diri pada tiap status twitter atau facebook yang kita post dan perlihatkan kepada semua followers dan teman setiap saat. Nah, bagaimana jikau keseharian kita dengan ketergantungan alat komunikasi tersebut hilang untuk beberapa saat. Dimana ketersediaan internet terbatas, dan juga pelarangan pada dua situs yang paling sering kita kunjungi tersebut ( twitter dan facebook )。 Apakah anda akan kalang kabut? Perubahan ini saya rasakan sangat drastis, untungnya saya bukanlah pecandu dua situs tersebut. Tetapi tetap saja pentingnya komunikasi kepada keluarga.</p>
<p>Ini adalah salah satu efek kemajuan ilmu teknologi, dimana kita sangat dimudahkan dalam mengggunakan manfaat dari teknologi tesebut namun pada akhirnya tanpa disadari hal tersebut juga menjadi candu bagi para penggunanya. Tetapi dari saat ini saya sadar bahwa terkadang lepas sejenak dari hal-hal terebut banyak waktu yang bisadigunakan untuk pekerjaan lain, hubungan dengan sesama juga lebih baik karena tidak adanya perselingkuhan dengan si benda dan hal tersebut. Intinya dapat lebih menikmati kehidupan. Maka saya mengajak untuk lebih mengurangi ketergantungan pada hal-hal tersebut maka kualitas hidup akan lebih baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2535/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2535&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/connecting-people/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac2a4fd2dd42de69db015d6257d75711?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arichichristika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerbong Spesial ini Hanya untuk Wanita</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/gerbong-spesial-ini-hanya-untuk-wanita-2/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/gerbong-spesial-ini-hanya-untuk-wanita-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 23:25:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahrahsyahadah</dc:creator>
				<category><![CDATA[space of everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2529</guid>
		<description><![CDATA[Nyaman, bersih, dan bernuansa pink. itulah nuansa gerbong kereta khusus wanita saat saya pertama kali masuk di dalam gerbong yang masuk kelas AC-ekonomi jurusan Jakarta-Bogor ini. Sepanjang mata memandang hanya terlihat wanita kantoran, Ibu-ibu, mahasiswi, semuanya penumpang wanita. Wau! ini menakjubkan. Sangat berbeda kondisinya karena biasanya harus berdesak-desakan dengan penumpang lain baik wanita maupun pria. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2529&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nyaman, bersih, dan bernuansa pink. itulah nuansa gerbong kereta khusus wanita saat saya pertama kali masuk di dalam gerbong yang masuk kelas AC-ekonomi jurusan Jakarta-Bogor ini. Sepanjang mata memandang hanya terlihat wanita kantoran, Ibu-ibu, mahasiswi, semuanya penumpang wanita. Wau! ini menakjubkan. Sangat berbeda kondisinya karena biasanya harus berdesak-desakan dengan penumpang lain baik wanita maupun pria. Pemandangan di dalam gerbong spesial ini beraneka ragam, mulai dari penumpang yang ngemper di lantai sampai penumpang yang sudah siap dengan kursi lipatnya. Semua terlihat nyaman melakukan aktivitas ini itu tanpa merasa ada gangguan. Awalnya merasa sangat tidak biasa karena biasanya naik kereta itu harus ekstra hati-hati, masuknya pun mesti super duper nyempil di antara orang-orang, dan di dalam kereta aktivitas menjadi sendiri-sendiri.</p>
<p>Belum lagi aksesoris yang cantik ini memang wanita sekali. Dengan tanda-tanda atau stiker yang berwarna pink. Dibandingkan gerbong biasa, gerbong spesial ini lebih cozy layaknya kamar wanita. Bagaimana tidak penumpang di gerbong ini menjadi lebih nyaman untuk beraktivitas di dalamnya. Begitu pun saya, walaupun di dalam penuh, tetapi tidak menutup kenyamanan saya berada di dalam gerbong ini.</p>
<p><a href="http://zahrahsyahadah.files.wordpress.com/2012/01/gerbong-khusus-wanita.jpg"><img title="gerbong-khusus-wanita" src="http://zahrahsyahadah.files.wordpress.com/2012/01/gerbong-khusus-wanita.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p>Namun kenyamanan itu segera menjadi janggal setelah saya melihat bapak-bapak masuk ke dalam gerbong ini. Belum lama bapak ini berada di dalam gerbong, seorang ibu menegur bapak itu yang kemudian disetujui oleh penumpang wanita lainnya sehingga mata dan suara para penumpang tertuju pada bapak-bapak ini. Dan gerbong kereta ini pun menjadi ramai dengan suara gaduh bernada jengkel para wanita karena kehadiran bapak di dalam gerbong spesial mereka. Saya pun memang awalnya merasa aneh, padahal saya sudah terbiasa dengan kehadiran laki-laki di dalam gerbong yang sama saat naik kereta. Tetapi ludes begitu saja semenjak kehadiran bapak ini seorang diri karena berada dalam posisi yang salah saat ini. Selain dari penampakan dia paling berbeda diantara penumpang lainnya, sehingga mudah dikenali &#8216;siapa anda&#8217; ini, kehadiran satu orang laki-laki ini ternyata telah mengganggu sistem kegiatan, kenyamanan, dan kepemilikan para penumpang wanita. Dimana gerbong ini telah menjadi sistem yang mangandung kegiatan yang hanya dilakukan wanita, apa yang di punya wanita (aksesoris), dan jika anda (laki-laki) masuk ke dalamnya, maka anda telah merusak sistem yang terbentuk di dalam gerbong spesial ini. Sehingga jangan salahkan kalau tiba-tiba anda ditegur dan menjadi objek ketidaksukaan para wanita terhadap anda.</p>
<p><a href="http://zahrahsyahadah.files.wordpress.com/2012/01/cowok-tapi-cewek.jpg"><img title="gyryetr5" src="http://zahrahsyahadah.files.wordpress.com/2012/01/cowok-tapi-cewek.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p>Cuplikan kejadian tadi menjadi perhatian saya dengan menyimpulkan kondisi tersebut termasuk sesuatu yang &#8216;ugly&#8217; karena tidak berada dalam penempatan yang seharusnya. Di dukung dengan waktu dan tempat kejadian yang sudah menjadi ikon &#8220;gerbong spesial ini hanya untuk wanita&#8221;. Sistem yang terbentuk di dalamnya menjadi janggal dan tidak berjalan karena kehadiran satu orang yang dianggap &#8220;anda bukan bagian dari kami&#8221; sehinngga menjadi &#8216;ugly&#8217; bagi para penumpang wanita, termasuk saya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2529/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2529&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/gerbong-spesial-ini-hanya-untuk-wanita-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c385faae0d6377ecb0c9aaac08294627?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zahrahsyahadah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zahrahsyahadah.files.wordpress.com/2012/01/gerbong-khusus-wanita.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gerbong-khusus-wanita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zahrahsyahadah.files.wordpress.com/2012/01/cowok-tapi-cewek.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gyryetr5</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ugly: Pengamen oh Pengamen</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/ugly-pengamen-oh-pengamen/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/ugly-pengamen-oh-pengamen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 21:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arlexs</dc:creator>
				<category><![CDATA[rethinking aesthetics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2524</guid>
		<description><![CDATA[Percaya atau tidak, saat sedang mengerjakan PA beberapa hari lalu menjelang eksternal di kosan salah seorang kawan, sudah yang keempat kalinya kami dikunjungi oleh pengamen. Entah berasal dari mana, tiba-tiba mereka muncul begitu saja. Saat itu di siang bolong seorang pengamen muncul di depan pintu kos teman saya. Itu merupakan pengamen yang keempat. Mungkin karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2524&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img543.imageshack.us/img543/5545/picture1rb.png" height="100%"></p>
<p style="text-align:justify;">Percaya atau tidak, saat sedang mengerjakan PA beberapa hari lalu menjelang eksternal di kosan salah seorang kawan, sudah yang keempat kalinya kami dikunjungi oleh pengamen. Entah berasal dari mana, tiba-tiba mereka muncul begitu saja. Saat itu di siang bolong seorang pengamen muncul di depan pintu kos teman saya. Itu merupakan pengamen yang keempat. Mungkin karena posisi dari kosan teman saya yang juga agak mendekati jalan utama kawasan Kutek sehingga begitu mudah untuk didatangi para pengamen tersebut… Di satu sisi sepertinya itu baik, karena memberi kami kesempatan untuk  berbuat baik terhadap sesama. Namun di sisi lain sepertinya itu merupakan sesuatu yang ‘kurang baik’…<em>ugly thing</em>…menurut Anda?  Bagaimana tidak… Seolah kawasan Kutek ini menjadi sasaran empuk para pengamen untuk mencari nafkah, sementara yang mereka lakukan terkadang kurang seimbang dengan apa yang mereka dapatkan…  Mereka mengamen, seolah terkesan ingin menghibur, namun yang ada beberapa dari kami malah merasa terganggu oleh kehadirannya saat sedang mengerjakan tugas… Bahkan… mereka pergi begitu saja setelah beberapa rupiah diberikan saat mereka sedang ‘show’ bernyanyi… Lantas, apa yang menyebabkan ‘pola’ seperti ini bisa terjadi dalam kehidupan bermasyarakat… tak bisa disalahkan keberadaan mereka itu, mengapa bisa terjadi… mungkin ada sesuatu yang perlu diperbaiki… Lalu, bagaimana agar para mahasiswa yang berada di Kutek itu tetap merasa nyaman dan tidak terganggu dengan keberadaan mereka…? Yuk mahasiswa arsitektur (interior juga boleh), jadikan ini sebagai tantangan untuk mendisain…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2524/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2524&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/ugly-pengamen-oh-pengamen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/733984bedf39b928843fa552f301a438?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arlexs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img543.imageshack.us/img543/5545/picture1rb.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>// Arena Balap buat Supir Metromini</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/arena-balap-buat-supir-metromini/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/arena-balap-buat-supir-metromini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 21:17:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arlexs</dc:creator>
				<category><![CDATA[space of everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2516</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin sebagian dari kita pernah menggunakan moda transportasi ini untuk bepergian. Ya, inilah metromini, satu dari kesekian angkutan umum yang berada di Kota besar tempat kita tinggal. Beruntunglah buat kalian yang pernah menaiki angkutan ini, karena biasanya sang supir memenuhi keinginan kita agar cepat sampai pada tujuan. Bagaimana caranya: ngebut! Ya, ngebut. Demikianlah keberadaan metromini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2516&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin sebagian dari kita pernah menggunakan moda transportasi ini untuk bepergian. Ya, inilah metromini, satu dari kesekian angkutan umum yang berada di Kota besar tempat kita tinggal. Beruntunglah buat kalian yang pernah menaiki angkutan ini, karena biasanya sang supir memenuhi keinginan kita agar cepat sampai pada tujuan. Bagaimana caranya: ngebut!<br />
Ya, ngebut. Demikianlah keberadaan metromini menurut Beny &amp; Mice dalam serial komik Lagak Jakarta, benci tapi dirindu oleh warga kotanya. Sebetulnya terkadang mereka berjalan lambat seperti siput dikala sepi penumpang. Namun apabila ada rekan sejawatnya (bus metromini lain) entah mengapa mereka langsung tarik gas ngebut begitu saja… Tanpa pikir panjang, bahkan seringkali mengganggu pengendara lain di jalan… Seperti inilah kondisinya…</p>
<p><img src="http://img853.imageshack.us/img853/1609/4943384781bdc7d0c8bd.jpg" height="100%"></p>
<p>Menurut saya sebaiknya mereka diberi penyaluran yang tepat untuk meluapkan insting balapannya, yaitu… arena balapan khusus untuk para supir metromini. Bagaimana caranya… Undang investor, ciptakan event hiburan yang dapat menarik minat masyarakat, seperti F1, moto GP, perbesar publikasi… dan bukankah keuntungan besar diraih… mungkin memang seperti tak dapat mungkin terjadi, karena sulit… tapi, yakinlah itu bisa… <em>for better Jakarta</em>… Bagaimana tanggapan anda???</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2516/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2516&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/13/arena-balap-buat-supir-metromini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/733984bedf39b928843fa552f301a438?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arlexs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img853.imageshack.us/img853/1609/4943384781bdc7d0c8bd.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Beauty and The Ugliness</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/12/beauty-and-the-ugliness/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/12/beauty-and-the-ugliness/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 10:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gitazuhri</dc:creator>
				<category><![CDATA[rethinking aesthetics]]></category>
		<category><![CDATA[ugly]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2511</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi ugly menurut kamus Webster  adalah cenderung menolak atau tidak menarik secara aestetik. Seperti antonimnya beauty, ugliness memiliki penilaian subjektif. Menurut Wikipedia, sebagai antonimnya, kata beauty sebagai pengaruhnya untuk masyarakat menciptakan standar perbandingan dengan ‘ideal beauty’ yang merupakan suatu wujud  yang terdiri dari banyak fitur yang membentuk beauty dan salah satu standar menuju kesempurnaan. Sehingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2511&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi ugly menurut kamus Webster  adalah cenderung menolak atau tidak menarik secara aestetik. Seperti antonimnya <em>beauty, ugliness</em> memiliki penilaian subjektif.<br />
Menurut Wikipedia, sebagai antonimnya, kata <em>beauty</em> sebagai pengaruhnya untuk masyarakat menciptakan standar perbandingan dengan <em>‘ideal beauty</em>’ yang merupakan suatu wujud  yang terdiri dari banyak fitur yang membentuk <em>beauty</em> dan salah satu standar menuju kesempurnaan. Sehingga menjadikan apapun yang paling sedikit memiliki fitur ini menjadi <em>ugly</em>. Standar ini menjadi penting karena banyak orang atau hasil karya seni juga harus mendapatkan cap <em>‘beauty’</em> untuk dapat diterima kemudian menjadi terkenal, berpengaruh dan menjadi contoh bagi orang dan penciptaan karya seni selanjutnya dan membentuk persepsi <em>beauty</em> untuk masa mendatang. Sehingga apa yang kita nilai <em>beauty</em> itu sebagian besar  juga hasil provokasi media.<br />
Saat sebelum masa <em>click &#8211;&gt; post &#8211;&gt; famous</em> ada, persepsi tentang beauty (yang diprovokasikan media yang saat itu masih di control oleh sebagian kecil dari masyarakat itu sendiri) lebih sempit sehingga apapun yang tidak sesuai standar <em>beauty</em> tersebut dengan gampang tidak diterima dan dapat diklasifikasikan <em>‘ugly’</em> dan menjadi terabaikan.<br />
Namun sekarang saat kontrol media ada di tangan setiap orang yang dapat mengakses media iu sendiri, persepsi masyarakat tentang <em>beauty</em> melebar seiring dengan banyaknya contributor dalam standarisasi <em>beauty</em> itu. Sesuatu yang dahulu mutlak ugly, sekarang dapat dipertimbangkan kembali dengan persepsi orang lain yang mengatakan bahwa sesuatu tersebut memilik <em>beauty</em> dari sisi lain. Dengan persepsi <em>beauty</em> yang makin meluas tersebut, masih adakah yang hal yang tidak dapat dikategorikan <em>beauty</em> dan masuk kategori <em>ugly</em>?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2511/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2511&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/12/beauty-and-the-ugliness/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a0882c0b30ac0f5fe8596a7b649bbbc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gitazuhri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Klimaks Tapi Antiklimaks</title>
		<link>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/12/klimaks-tapi-antiklimaks/</link>
		<comments>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/12/klimaks-tapi-antiklimaks/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 19:05:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azriansyahithakari</dc:creator>
				<category><![CDATA[space of everyday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://everydayarchitecture.wordpress.com/?p=2495</guid>
		<description><![CDATA[60 menit yang lalu, Saya masih berdiri di dalam kerumunan yang sudah seperti lautan orang dalam sebuah pertunjukan band yang di impor dari Amerika yang diadakan di Tenis Indoor Senayan yang rutin disulap menjadi tempat pentas musisi. 3 hari yang lalu, Tiba-tiba blackberry saya bergetar dan terlihat ada pesan dari teman lewat, yang isinya mengajak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2495&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>60 menit yang lalu, Saya masih berdiri di dalam kerumunan yang sudah seperti lautan orang dalam sebuah pertunjukan band yang di impor dari Amerika yang diadakan di Tenis Indoor Senayan yang rutin disulap menjadi tempat pentas musisi.</p>
<p>3 hari yang lalu, Tiba-tiba blackberry saya bergetar dan terlihat ada pesan dari teman lewat, yang isinya mengajak nonton konser band tersebut, dengan memilih penonton area festival</p>
<p>2 tahun yang lalu, Terakhir kalinya saya datang ke sebuah pertunjukan live musik yang besar sebelum konser tadi malam, perasaaan yang sama kembali terjadi, tapi masih buyar dalam bayangan dalam otak</p>
<p>Ternyata ada sebuah detil yang masih saya ingat dan sama seperti konser sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter" src="//C3FB3CD8-37F9-4A7F-90E6-C5BCCC536221/image.tiff" alt="" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertama yang terfikir adalah mengapa memilih area festival? Karena konser sebelumnya pun saya berada di area penonton itu</p>
<p>Mungkin kalau di Tribune penglihatannya tidak terlalu baik karena berada di samping kiri dan kanan dari panggung sehingga saat menonton bisa terkena keram karna melihat ke satu arah dalam waktu yang lama, dan kalau VIP walau berhadapan langsung dengan muka musisinya namun dia berada terlalu jauh sehingga tidak telihat fokus dan tidak bisa dekat dengan panggung, walau sebenarnya dia bsa melihat keseluruhan panggung karena letaknya diatas, namun harga tiketnya tidak terlalu pas.</p>
<p>Sehingga dengan alasan tiket murah, dekat dengan panggung, arah pandangnya tidak terlalu statis, dan bisa berdiri dengan berdekatan dengan penonton yang lain agar lebih terasa suasana konsernya.</p>
<p>Terjawab Mengapa kami memilih penonton area Festival, masih sama seperti 2 tahun yang lalu.</p>
<p>Urutan lagu? Ya ternyata saya masih ingat bagaimana seorang musisi menempatkan urutan lagunya saat konser, urutannya dari awal adalah lagu hits pembuka– 3 lagu pengisi – 1 lagu hits – 1 lagu pengisi – 2 lagu hits penutup, ya kurang lebih seperti lagu andalan banyak yang ditaruh dibelakang sehingga apa yang ditunggu para penontonnya menjadi klimaks diakhir acara dan bisa jadi penutupan yang berkesan</p>
<p>Hal klimaks itulah yang saya tunggu kalau datang ke sebuah pertunjukan, karena umumnya saya hanya mengingat beberapa lagu andalan jadi hanya itu yang bisa saya nikmati, diawal sampai 3 lagu pengisi, penontonnya masih santai mendengarkan dan tidak terlalu histeris, penglihatan kepanggung masih jelas, tidak mengikuti lirik terlalu jelas karena ketidakfamiliaran dengan lagu pengisinya. Kedua layar besar yang diletakkan di kiri-kanan masih kurang dibutuhkan karena tidak ada yang melihat kearah situ kecuali kamera sedang merekam profil saat mereka memainkan instrumen.</p>
<p>Masuk ke lagu hits pertengahan acara sudah mulai terlihat kehisterisan dan kenorakan seorang pengemar, sedikit menggangu karena banyak yang melambai-lambai tangan keatas, mulai mengeluarkan gadget untuk merekam yang merusak pandangan karna tertutupi di area festival yang harus saling berbagi dan akur dengan sesama penonton. Ekspresi yang mulai sober terlihat diraut penontonnya.</p>
<p>Dimenit terakhir barulah hal yang familiar terdengar, dimenit yang hanya saya hapal lirik lagunya, dimenit yang harusnya menjadi momen musikal, dimenit klimaks ini, terdengar suara cempreng wanita histeris dari sebelah kiri yang jogged tidak karuan sambil asik sesekali menginjak kaki saya, terlihat kamera digital dan iphone saling berlomba menutupi pandangan, terlihat hanya tangan melambai-lambai mengisi suasana, yang terlihat hanyalah suasana panggung yang terlihat dari kedua layar lebar yang berada di samping kiri dan kanan panggung yang warnanya tidak tersaturasi dengan baik namun akhirnya ada kegunaannya, walau terlihat seperti pertunjukan live yang disaksikan di layar kaca rumah. Ternyata ini yang sama dirasakan, seperti 2 tahun lalu menonton pertunjukan musik, hal detil ini, dimana pemilihan area menonton itu ternyata sangatlah penting dan menentukan kesan dan pengalaman apa yang didapat dari sebuah pengalaman musikalitas.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/everydayarchitecture.wordpress.com/2495/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=everydayarchitecture.wordpress.com&amp;blog=453803&amp;post=2495&amp;subd=everydayarchitecture&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/12/klimaks-tapi-antiklimaks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4564be3441334cc0bdc8bd2d665e4c45?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azriansyahithakari</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
