10
Nov
08

Is Elegance only “Beauty”?

Kata “elegance” seringkali dikaitkan dengan taste, refinement, atau luxirous. Ketika suatu objek ber-appearance mewah dan mempunyai nilai yang tinggi maka itu akan dikatakan elegan. Namun apakah elegan tidak bisa dikaitkan dengan sesuatu yang lebih complex?

“Elegance articulates complexity. And: The articulation of complexity prevents perplexity. An elegant building or urban design should therefore be able to manage considerable complexity without descending into disorder.” (Patrik Schumancher.“Arguing the Elegance”.2006.London:Architectural Design)

Namun sebenarnya apa itu complex? Berdasarkan kutipan diatas complex bukanlah sesuatu yang pasti disorder atau bukanlah sesuatu yang pasti sulit dimengerti. Namun arti Elegance articulates complexity lebih dimaksudkan dimana elegance ini mengandung sebuah system yang lebih kompleks didalamnya. Apabila kompleks hanya teraplikasikan secara visual maka kompleks inilah yang bisa menuju perplexity (kebingungan), namun ketika elegance mempunyai system didalamnya maka elegance ini mungkin tidak akan terlihat secara visual saja namun juga dengan dimengerti apa yang terkandung di dalamnya. Ketika elegance dikaitkan dalam sebuah sistem, maka elegance ini dimaksudkan dengan:
“Elegance allows for an increased programmatic complexity to coincide with a relative reduction of visual complication by means of integrating multiple elements into a coherent and continuous formal and spatial system” (Patrik Schumancher.“Arguing the Elegance”.2006.London: Architectural Design)

Didalam elegance terdapat dua hal yang terjadi bersamaan, yaitu dimana terjadi pereduksian komplikasi secara visual namun terjadi penambahan program didalamnya. Dimana program ini saling berkontinu dan saling cocok satu sama lain. Sistem yang terjadi di elegance adalah system yang order dimana antara satu dengan yang lainnya saling terkait. Ketika ada satu element dalam system itu tidak berkaitan dengan yang lainnya maka kekontinuan itu tidak akan terjadi dan ada hal yang tidak koheren.

Kekontinuan dan kecocokan tentu terkait dengan adanya sebuah proses. Ketika proses dapat terus berjalan (kontinu) maka tiap elemen dari proses itu harus saling ber-connecting didalamnya dan connecting itu hanya dapat terjadi ketika elemen-elemen itu saling cocok satu sama lain (mempunyai kesamaan didalamnya).
Lalu seperti apakah elegance ketika dimasukkan kedalam everyday life? Ketika dalam keseharian, elegance selalu dikaitkan dengan sesuatu yang berhubungan dengan visual, namun mungkinkah sebenarnya terdapat elegance dalam everyday life namun hal ini sering kita tidak sadari karena standard elegant yang selama ini kita percaya?


1 Response to “Is Elegance only “Beauty”?”


  1. 1 ayushekar
    November 11, 2008 at 7:41 pm

    wah.. sepertinya saya semakin bingung dengan makna ‘ELEGANCE’

    ‘elegance ini mengandung sebuah system yang lebih kompleks didalamnya. Apabila kompleks hanya teraplikasikan secara visual maka kompleks inilah yang bisa menuju perplexity (kebingungan), namun ketika elegance mempunyai system didalamnya maka elegance ini mungkin tidak akan terlihat secara visual saja namun juga dengan dimengerti apa yang terkandung di dalamnya.’

    artinya :
    dikatakan elegance karena terdiri atas salah satu dari 2 komponen, yaitu visual yang elegan dan/atau sistem yang dimengerti di dalamnya yang membuat dia menjadi elegan.
    seperti itukah?

    dengan menggunakan kalimat “tidak hanya terlihat secara visual saja tetapi juga dengan dimengerti apa yang terkandung didalamanya” secara tidak langsung merujuk kepada sebuah kata yaitu EFEKTIF.

    contohnya di bidang informatika.
    ketika seorang programmer membuat suatu program yang rumit dengan menggunakan keyword yang sederhana, sehingga orang lain dapat menggunakan program tersebut dengan mudah, maka si programmer telah berhasil membuat program dengan elegan.
    dia berhasil menciptakan suatu ke-efektif-an.

    namun saya kurang mengerti penjelasan lebih lanjutnya
    sepertinya saya harus membaca jurnal AD tersebut berulang kali.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: