11
Nov
08

Why Do Architects Learn Art?

Mengapa seorang arsitek atau  pelajar arsitektur mempelajari  seni ? itulah yang belakangan menjadi pertanyaan, ya mengapa? sebenarnya apa peran dan tugas arsitek, apa yang membedakan arsitek dengan orang biasa (bukan arsitek) dalam merancang? ketika saya mengambil mata kulah metode  dan teori perancangan, di awal kuliah saya diberi suatu bacaan yang ditulis oleh Bpk. Prof. Gunawan Tjahjono yang mengatakan bahwa setiap manusia itu sebenarnya memiliki kemampuan merancang. Pada waktu pertama kali manusia ada di bumi ini, bukankah mereka hidup di gua-gua atau hanya beratapkan dedaunan/ batang-batang pohon, bukankah dengan mereka membuat pelindung tersebut mereka sudah dikatakan merancang?

Kembali lagi pada pertanyaan di awal, jika memang semua orang ternyata memiliki kemampuan merancang, apa yang membedakannya dengan arsitek? pada tahun pertama seorang pelajar arsitektur akan diperkenalkan pada seni, untuk apa? arsitektur yang seringkali kita dengar adalah selalu terkait dengan estetik, seni, bangunan arsitektur adalah bangunan yang berseni.  Menurut saya yang ingin dicapai ketika kita sebagai seorang pelajar arsitektur mempelajari seni adalah untuk menjadikan kita lebih peka terhadap seni, dan mengeluarkan sense of art kita. Sejauh mana parameter kita mengatakan sesuatu itu indah, bagus atau jelek. Bagaimana kita melihat sekitar kita sebagai sebuah seni? mungkin saja sesuatu yang ada disekitar kita yang terlihat biasa saja, bisa menjadi sesuatu yang menarik ternyata bila kita melihatnya lebih dalam lagi, ada seni didalamnya baik itu dari teksturnya, komposisinya atau warnanya. Karena sebenarnya seni/desain itu ada disekitar kita.  Dan sudut pandang orang melihat sesuatu itu indah atau tidak adalah salah satunya berdasarkan pengalaman. Hal inilah yang menjadi salah satu tujuan seorang  pelajar arsitek mempelajari seni. Karena seorang arsitek menurut saya harus peka terhadap seni. Hal inilah  yang membedakan  mereka dengan  orang biasa, mungkin ketika orang awam merancang sesuatu, mereka lebih melihat ke fungsinya saja atau sebaliknya karena ingin meniru suatu profil desain di majalah akhirnya mereka merancang yang sama. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuann mereka, apa sebenarnya yang menjadi dasar ketika seseorang itu merancang?

Sedangkan arsitek, ketika merancang mereka tidak hanya menampilkan salah satu hal saja.  Ketika  mereka merancang sesuatu dengan bentuk tertentu, harus ada maksud di balik bentuk tersebut, ada maknanya dan ada keterkaitan dengan fungsi dan keberlangsungan kehidupan manusia di dalamnya . Belakangan ini sering kita temui bangunan dengan rancangan yang indah tetapi tidak ada maknanya, hanya sekadar menampilakan fasadnya saja. Mungkin saja fasad bangunan yang dibuat oleh arsitek terlihat biasa saja, tapi sebenarnya ada seni yang ingin dia tampilkan pada bangunan tersebut namun secara tidak langsung.

Jadi mengapa arsitek harus mempelajari seni? karena ketika mereka merancang, ada unsur seni didalamnya, seberapa jauh rancangan mereka itu mampu menarik mata bagi yang melihatnya, dan ini terkait dengan teori Vitruvius dimana dalam merancang itu ada unsur utilitas (fungsi), firmitas(kekokohan) dan venustas (keindahan),selain itu juga tidak meninggalkan unsur manusia di dalamnya.


3 Responses to “Why Do Architects Learn Art?”


  1. 1 glowmyna
    November 12, 2008 at 9:51 am

    menurut pendapat saya, tidak hanya seorang arsitek yang mempelajari seni, seni dalam pengertian saya tidak hanya terpaku pada keindahan,objek material tetapi ada seni-seni yang non-artwork seperti bermain game. kebanyakan dari kita bermain adalah sebuah kesenangan bukan? tetapi juga sekaligus bisa menghancurkan.contoh jika kita menghancurkan kepingan kaca lalu kemudian kaca ini hancur berserakan lalu tertimpa cahaya bukankah ini menjadi seni yang terjadi secara tidak sengaja dan bukan arsitek yang merancangnya. atau contoh lain ketika kita menentukan limit atau rules dari sebuah publik place,kmana orang berjalan,aktifitas apa saja yang mungkin terjadi,alur dan frekuensi individu didalam atau diruang terbuka bukankah ini juga sebuah seni dalam merancang jika dikaitkan dengan arsitektur,atau strategi apa saja yang ada ketika kita membuat sesuatu program apapun proyeknya nanti. jadi menurut saya ada banyak macam seni tidak hanya terpaku pada wujud nyata tetapi instrument didalamnnya yang menjadikan dia sebagai art yang ada dalam pikiran atau pribadi tiap individu.

  2. 2 yun1t4
    November 12, 2008 at 4:16 pm

    Saya setuju dengan comment glowmyna.Menurut saya semua manusia tanpa disadari telah mempelajari seni dengan sendirinya. Misalnya seorang wanita sedang berbelanja pakaian. Ia memilih warna pakaian apa yang sesuai dengan kepribadiannya dan model baju apa yang cocok dengan bentuk tubuhnya. Secara tidak sadar, wanita itu telah mempelajari komponen dari seni yaitu warna, komposisi bentuk, dan taste yang ia suka dalam berpakaian.
    Contoh yang lain adalah ketika anak-anak TK sedang bermain lilin mainan. Ketika mereka mengubah lilin dengan tektur yang fleksibel ke dalam berbagai macam bentuk seperti yang ada didalam khayalan mereka. Maka tanpa mereka sadari, mereka telah belajar seni.
    Menurut saya, seni itu tdak mencari keindahan semata, tetapi seni mencari adalah suatu proses untuk mencari keunikan dari sesuatu. Proses untuk mencari keunikan ini berlangsung secara kontinu dan dinamis

  3. November 16, 2008 at 6:43 am

    Karena selain bisa dirasakan, seni juga bisa dipelajari secara ilmiah. Nilai-nilai proporsi, ukuran atropometri, hingga skala, diantara elemen-elemen dan prinsip desain tetap ada alat ukur bagi seorang arsitek yang berlaku sesuai dengan standarnya. Menurut saya itulah mengapa Arsitek harus mempelajari desain, tidak hanya menyukai desain.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: