31
Dec
08

Learning by doing or learning by theory?

Dimulai ketika saya ikut dalam kegiatan workshop di SDN 03 guntur yang terletak di sekitar jalan halimun, Jakarta 5.12.2008.

Kebanyakan dari kita lebih cepat menangkap makna atau pemahaman dari apa yang kita alami,rasakan,sentuh, lihat, dengar kesemua pengalaman itu baik dalam suatu ruang ataupun dalam perjalanan.

Ketika kita merasa bosan saat membaca dan memilih alternative lain untuk mengalihkan pikiran kita yang penat jenis kegiatan yang ringan akan kembali menyegarkan pikiran kita dengan melakukan kegiatan yang simple atau ordinary dimana kegiatan ini memang sudah menjadi keseharian kita.

Didalam workshop ini dimana anak-anak sekolah dasar yang berumur antara 9-10th. Dalam masa pertumbuhan mereka dimana memang lebih mementingkan bermain dan bersosialisasi dengan teman sebaya mereka learn by doing akan lebih mengasikkan dan menyerap untuk mereka.

Begitu juga peran kita arsitek[mahasiswa arsitektur] kita memahami ruang, bagaimana merasakan kenyamanan, memenuhi kebutuhan semua ini didapat dari realita yang kita hadapi ketika akan berpraktisi bagaimana alam dan masyarakat mempengaruhi semuannya. Kebutuhan mereka dan penyesuaian terhadap alam.

Profesi ini [arsitek] memiliki kemiripan dalam beberapa hal dengan anak-anak yang memang mengerti ketika mereka melakukan.

Tidak berarti dengan membaca kita tidak mengerti pemahaman yang dimaksud. Teori timbul buah dari pemikiran manusia. Tetapi tidakkan timbul begitu saja ketika kita tidak berusaha untu memahami dan merasakan pengalaman tersebut.

Contohnnya ketika gigi kita bolong pada semasa anak-anak tentunya anak-anak ini tidak akan menyadari sampai mereka merasakan sakit. Setelah itu anak-anak akan mulai mengerti akan kebersihan gigi dan menjadikan kebiasaan setelah mereka beranjak usia.

Jika kita kembalikan ke workshop tentang rumah sehat yang diadakan di sdn03 guntur inilah yang dicoba ditanamkan pada pemahaman yang ada pada anak-anak tersebut.

Ketika mereka dihadapkan pada teori yang memaksa untuk menuangkan pemahaman mereka kedalam tulisan beberapa dari mereka sulit menterjemah dalam suatu paragraph ataupun cerita singkat. Mungkin dikarenakan mereka sulit untuk memfisualisasikan hanya dalam pikiran mereka.

Tanpa pengalaman ruang anak-anak ini akan sulit untuk mengetahui apa yang membuat mereka nyaman seperti katak dalam tempurung mereka hanya menjelaskan apa yang mereka lihat dan kebiasaan yang ada dilingkungan mereka contoh terdekat adalah kamar didalam rumah mereka.

Ketika ditanyakan apa yang membuat mereka nyaman jawabannya adalah ac, udara yang dikeluarkan dari ac lah yang membuat mereka nyaman tetapi mereka tidak mengerti bahwa secara teori menggunakan teknologi yang merusak lingkungan maka akan membahayakan mereka dikehidupan mendatang.

Disini teori berperan memberikan peringkatan secara verbal. Tetapi teori ini tidak akan timbul jika tidak ada sebab akibat oleh karena itulah pehaman dilakukan tidak hanya diberikan lewat kata-kata tetapi lewat tindakkan yang berbuah pemahaman.

Konsep dan pemahan pemikiran yang berusaha di kembangkan dikegiatan ini. Ketika mereka mulai menerapkan teori yang telah didapat dalam sebuah bentuk ketertarikan dan semangat mereka mulai bermunculan.

Warna, tekstur, efek yang ditimbulkan membawa efek psikologis terhadap kita sebagai pengguna ruang juga lingkungan.

Sehingga dari teori yang sudah kita dapatkan sebagai dasar tentunnya akan membawa perubahan pola masyarakat.sehingga jika suatu pemahaman dilakukan sendiri maka akan menambah dan bukan hal yang tidak mungkin berkembang kearah yang lain.

Sehingga teori dan praktek berkembang sesuai dengan kebutuhan dan perubahan zaman. Tergantung dari respon masyrakat tentang kepedulian mereka pada habitat mereka.

Pemahaman memang penting ditanamkan sedari kecil tetapi kesadaran akan sebabakibat yang ditimbulkan akan berpengaruh atas kelangsungan hidup.


0 Responses to “Learning by doing or learning by theory?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: