12
Oct
09

Be Creative with CLAY !

Sesungguhnya saya berkeinginan untuk membuat maket, dengan material yang berbeda. Dimana mahasiswa lain belum pernah menggunakannya. Suatu hari, saya memiliki janji dengan kerabat di suatu toko buku dibilangan matraman. Sembari menunggu kedatangan kerabat saya, saya melihat-lihat “apa?” yang kira-kira dapat menjadi bahan maket saya.

Saya berkeinginan suatu bahan maket yang memiliki karakter yakni mudah dibentuk dan tahan lama. Saya pun melihat seorang SPG yang sedang membuat berbagai macam fancy ornaments dan accesoris. Dengan mudahnya SPG tersebut membentuk berbagai macam wujud dengan menggunakan bahan yang belakangan diketahui bernama CLAY.

Saya kira Clay tidak berbeda dengan lilin mainan anak atau sejenisnya. Dimana lilin anak tersebut mampu dibentuk menjadi berbagai macam bentuk. Namun, lilin anak sangatlah ringkih, mudah hancur/mudah berubah bentuk. Sedangkan saya membutuhkan sesuatu yang mudah dibentuk dan tahan lama.

Ternyata, CLAY berbeda dengan lilin mainan anak. Selain Clay jauh lebih mudah dibentuk, bentuk yang dihasilkan pun dapat bertahan lama. Selain itu Clay juga tidak licin dan panas pada kulit telapak tangan seperti lilin mainan anak pada umumnya. Tidak heran, ketika mengetahui Clay memiliki harga diatas rata-rata, tapi menurut saya ini masih cukup terjangkau oleh beberapa kalangan masyarakat.

CLAY biasa digunakan untuk membuat berbagai fancy ornaments, accessories, toys, bouncing a ball dan berbagai kegiatan kreatif  lainnya. Termasuk apa yang saya lakukan pada Clay, dimana Clay saya manfaatkan untuk membuat maket project arsitektur. Dengan Clay saya mampu mewujudkan suatu bentuk yang berada di dalam imajinasi saya.


2 Responses to “Be Creative with CLAY !”


  1. 1 meurin
    October 16, 2009 at 11:05 pm

    Sejujurnya saya kurang paham tentang apa hubungan clay dengan everyday. Karena bagi saya, salah satu tindakan yang everyday adalah memanfaatkan barang yang ada di sekitar kita, bukan membelinya. Penggunaan clay dapat dianggap everyday apabila clay itu dibuat sendiri. Bahannya mudah didapat yaitu tepung terigu, lem fox, dan cat warna. Tinggal dicampur sampai jadi liat. Bahkan ada juga membuat boneka kecil dari roti basi. Begitulah pendapat saya.

  2. October 26, 2009 at 3:34 pm

    Kalo ingin dikaitkan dengan everyday, tulisan saia sesungguhnya berarti bahwa…
    masih banyak hal-hal yang bisa dimanfaatkan yang sesungguhnya kurang mendapat
    perhatian kita, salah satu contohnya ya mainan anak ini ‘CLAY’… klo kita perhatikan,
    sebagian dari kita hanya memandang bahwa CLAY ini hanyalah salah satu
    dari permainan anak… tapi ternyata, CLAY juga dapat dimanfaatkan
    untuk berkreasi dan juga untuk membuat karya arsitektur seperti maket…


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: