04
Nov
09

Aku dan Mereka

Menjalani tugas Everyday and Architecture membawa saya melihat keadaan lain di luar kehidupan sehari-hari.

Melihat bagaimana keadaan yang sangat berbeda tentunya memunculkan sebuah pengertian pribadi akan tempat yang baru di-encounter tersebut. Akan muncul pemikiran-pemikiran seperti, ‘kenapa itu begitu?’, ‘seharusnya ini begini’, ‘itu salah’, ‘itu boleh juga’, dan sebagainya. Saya langsung membandingkan situasi yang mereka alami dengan situasi yang saya alami dan “menghakimi” keadaan mereka.

Akan tetapi, setelah kemudian terlibat dalam diskusi dan mengikuti kuliah lebih lanjut, muncul pertanyaan:

Siapa saya sehingga bisa menjadi orang yang menghakimi keadaan tersebut?
Pengetahuan apa yang saya miliki sehingga saya pantas disebut ‘yang tahu’?
Pengalaman apa yang saya miliki sehingga saya layak disebut ‘yang mengerti’?

Aku dan mereka layaknya apel fuji dan apel manalagi (atau jenis apel apa saja). Meskipun sama-sama apel, tetap saja ada perbedaan yang tak pantas dibandingkan begitu saja hanya berdasarkan melihat kedua apel tersebut sekilas. Ada faktor genetis yang membuat apel fuji apel fuji, dan apel manalagi apel manalagi, layaknya situasi-situasi yang mengikat mereka yang tak dapat dibandingkan begitu saja dengan apa yang saya alami.


0 Responses to “Aku dan Mereka”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: