06
Dec
09

Explore Your Creativity by Design Power (Desain Pangkal Sukses)

Saat mendengar istilah desain mungkin yang terbayang di benak kita adalah desain grafis ataupun fashion design. Padahal sebenarnya desain merupakan suatu disiplin ilmu yang banyak sekali jenisnya, diantaranya desain arsitektur, interior, serta produk. Dunia desain juga sangat dekat dengan seni, sehingga dikenal juga berbagai jenis desain yang berintegrasi dengan seni seperti desain musik, tari, drama, teater, fotografi, sinematografi, dan juga sastra.

Pada dasarnya, desain mempunyai dua unsur yang paling penting, yakni unsur manfaat dan estetika (keindahan). Hanya saja yang berbeda adalah pada aplikasinya, yakni sesuai dengan jenis desainnya.

Tahukah Anda, ternyata selama ini kita hidup di dunia desain dan semua yang berhubungan dengan aspek kehidupan, pasti bersentuhan dengan desain.

Mari kita lihat ilustrasi diagram venn di bawah ini:

Kita berada di lingkaran A. bidang-bidang yang kita anggap berhubungan langsung dengan bidang desain di lingkaran B, sedangkan bidang-bidang yang kita anggap tidak berhubungan langsung dengan bidang desain berada di lingkaran C. Maka, gambarannya sebagai berikut : lingkaran A, B, dan C saling mengiris di dalam S (semesta) kreativitas.

Pertama-tama, kita buktikan dengan mengintip makna dari desain itu sendiri. Menurut kamus Webster, mendesain berarti mencetuskan ide atau konsep di dalam pikiran dan mewujudkannya. Kita dapat simpulkan, esensi desain adalah ide dan eksekusi. Jadi, ketika kita punya ide di dalam pikiran, kita sudah setengah jalan. Ketika kita mewujudkan ide tersebut, kita memenuhi kriteria desain. Terdengar simple bukan?

Coba ingat apa yang kita lakukan untuk membuat tugas makalah kita menarik. Atau pernahkah kita melihat produk elektronik “kelas bawah” berubah menjadi berkesan mewah? Barangkali kita heran mengapa tempe di pabrik harganya lebih murah, namun begitu tempe dari pabrik yang sama masuk swalayan harganya bisa menjadi tiga kali lipat?

Semua jawaban atas pertanyaan di atas terletak pada desain. Ketika kita menambah gambar-gambar keren atau efek suara pada file PowerPoint makalah kita sebelum mempresentasikannya di depan dosen, kita telah terlibat dalam dunia desain. Ketika produk elektronik “kelas bawah” mengganti casing dengan bahan yang glossy, produsen mengubah citra produk itu menjadi mahal, maka produsen itu juga telah terlibat desain. Lalu ketika tempe berbungkus daun pisang dibeli swalayan yang kemudian menjualnya kembali dalam kemasan plastik berlabel, maka swalayan itu juga telah terlibat desain.

Desain mampu menjawab banyak masalah. Pertanyaan tentang makalah, produk elektronik, dan tempe di atas adalah contoh masalah. Aksi yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah jawabannya, dengan kata lain adalah desain. Masalah mendorong manusia untuk menjadi kreatif dengan berbagai ide. Misalnya, ketika kita menggunakan kaleng permen sebagai tempat pensil, berarti kita sudah mewujudkan kreativitas dalam mendaur ulang dan menyingkirkan masalah limbah. Nah, dengan begitu, anggaplah semua orang yang melakukan hal tersebut layak menyandang gelar desainer.

“Idea is the cheapest thing that comes to a designer. It’s even free!”

Idea is free. What’s next?

Desain merupakan wujud proses kreatif. Salah satu indikator kreativitas dalam desain adalah lahirnya ide. Untuk menyalakan “bohlam-bohlam lampu” itu, yaitu dengan cara:

  1. Perbanyak referensi salah satunya dengan sering membuka jendela dunia (buku)
  2. Miliki muse, tiap praktisi desain mempunyai muse (sumber inspirasi) yang bisa berupa benda atau individu
  3. Miliki idola atau role model
  4. Tertibkan ide karena ide dapat muncul kapan saja oleh karena itu harus menabungnya agar tidak lupa. Perlu memiliki scrapbook, note book, perekam, atau buku sketsa untuk menuangkan ide.
  5. Wujudkan ide tersebut karena eksekusi atas ide harus dijalankan dan kalau tidak maka ide itu menjadi tidak ada gunanya. Saatnya inspirasi dan eksekusi bersinergi.

Selamat bersenang-senang dengan desain…


0 Responses to “Explore Your Creativity by Design Power (Desain Pangkal Sukses)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: