21
Oct
10

suka kah angin….

singing ringing tree

Apa yang ada di sekitar kita? Mungkin bisa apa saja. Udara yang mengalir, apakah ini namanya angin?
Angin yang terus ada atau kah malah jarang ada, sebenarnya seperti apa tindak yang telah kita lakukan terhadapnya.
Panopticons, sebuah proyek di Inggris, yakni membuat empat buah benda yang dapat disebut ‘sculpture’ sebagai landmark yang akan memberikan pemandangan panoramik yang besar pada area mereka berada.
Singing ringing tree merupakan salah satu panopticon yang berada di Burnley, tepatnya pada Lancashire.
Kawasan ini merupakan padang rumput yang sangat luas dan kosong, terletak di pinggiran kota Burnley. Yang menarik ialah daerah ini jarang didatangi oleh penduduk. Mengapa?
Lahan rumput yang membentang luas memberikan keadaan angin yang berintensitas besar dan tinggi. Angin yang sangat kencang dan berlangsung terus-menerus menyebabkan jarangnya orang datang ke Lancashire karena fenomena angin ini cukup mengganggu yang membuat orang akan merasakan angin menekan dirinya terus dan suaranya yang bising.
Arsitek Tonkin Liu memiliki pendapat berbeda. Mereka melihat bagaimana keadaan angin ini menjadi sesuatu yang potensial dan seharusnya fenomena alam dapat menjadi hal yang positif bagi manusia. Arsitek ingin membuat intensitas dan kecepatan angin yang terjadi ini menjadi sesuatu yang positif sehingga nantinya penduduk akan jadi menikmati, merasakan, dan mengalami fenomena angin yang hebat ini di mana akhirnya daerah ini menjadi perhatian dan didatangi penduduk sebagai bagian dari keseharian hidup mereka. Sungguh suatu pemikiran yang luar biasa.
Arsitek membuat sebuah ‘sculpture’ yang akan dapat menghasilkan bunyi dengan susunan irama yang harmonis dengan angin yang ada. Dari bentuk pohon yang tinggi ke atas, maka dibuatlah bentuk struktur dengan pipa-pipa yang naik ke atas hingga 4 meter, dan semakin ke atas maka semakin luas permukaan yang dibentuk pipa. Pipa inilah yang dimanfaatkan seperti flute. dengan satu alas pipa yang terbuka lalu adanya celah tipis yang berbeda-beda dan sesuai panjang pipa yang ada. Inilah yang memberikan kesempatan ketika angin melalui pipa-pipa tersebut, maka akan terjadilah bunyi yang keras dan berubah-ubah.
Ketika benda ini terbangun dapat dirasakan dari saat melihatnya dari jauh bagaimana tampak sebuah struktur hebat yang besar berdiri di tengah padang rumput yang tidak terdapat bangunan apa pun. Lalu ketika mulai mendekat, mulailah terdengar suara yang berirama yang berubah-ubah sesuai arah datang dan kecepatan yang diberikan angin.
Namun di sinilah yang membuat fenomena baru ini menarik. Orang yang datang merasakan benda tersebut, ada yang mengatakan “Ini fantastis, merupakan sebuah icon daerah ini.” Lalu ada juga yang mengatakan, “Sebuah susunan struktur yang luar biasa!” Ada lagi yang lain, “Ini seperti sebuah simbol dari generasi yang baru.”
Yang menjadi pertanyaan ialah apakah sebenarnya yang dirasakan penduduk sebenarnya sama dengan apa yang diharapkan arsitek? Melihat bagaimana tanggapan yang diberikan penduduk, tampak respon mereka yang menekankan akan suatu benda yang luar biasa telrihatnya dari strukturnya yang membesar ke atas, ukurannya yang tinggi besar, dan keberadaannya di tengah padang rumput. Bukankan seharusnya arsitek ingin bahwa ini menjadi sesuatu yang akan mengubah perasaan mereka terhadap daerah Lancashire, dari yang penuh angin mengganggu menjadi angin yang dapat dinikmati.
Semua ini relatif memang. Ada lagi contoh orang Bolton yang datang, lalu menceritakan pengalamannya, “Awal saya datang ke sini, saya mulai mendengar suara seperti pesawat jet. Lalu saya mendekat, suara ini menjadi seperti putaran angin tornado. Semakin lama suara ini menjadi mengerikan, memang seperti ada irama namun semakin membingungkan rasanya. Mungkin seperti sebuah film horor.”
Kenyataan ini memperlihatkan bagaimana suara dengan tempo naik turun yang seharusnya dinikmati dapat menjadi anggapan yang mengganggu dan membingungkan.
Ini mungkin hanya sekedar kontradiksi singkat yang subjektif. Namun sebenarnya yang ingin dilontarkan ialah ketika memang sebuah daerah berangin ni menjadi sesuatu yang terlupakan yang dimaknai dengan jarangnya penduduk yang datang ke sini, apakah memang karena angin itu yang menjadi faktor dominan? Atau sebenarnya ada kekosongan mungkin kehampaan yang dirasakan penduduk di Lancashire? Mengubah pengalaman angin merupakan ide luar biasa, tetapi perasaan, pengalaman yang dimiliki arsitek, orang awam, ahli bidang lain, dan penduduk dapat dikatakan berbeda. Yang menjadi terlupakan bagi penduduk pada daerah Lancashire mungkin bukanlah anggapan negatif keadaan anginnya, mungkin ada yang hal lain yang lebih melibatkan aktivitas penduduk. Namun sebaliknya, bisa juga memang anggapan angin ini memang yang menjadi terabaikan sesuai pemikiran arsitek, hanya saja mungkin penduduk memiliki hasrat lain terhadap angin yang sebenarnya ingin dilakukan tapi masih tak disadari.
Jadi apakah angin yang selama ini kita rasakan? Bagaimana kita melakukan tindak terhadapnya? Atau, sebenarnya kita pernah sadar akan keberadaannya yang biasa saja atau mungkin hanya sedikit?


1 Response to “suka kah angin….”


  1. 1 nisanichan
    October 26, 2010 at 9:45 pm

    Benar, hal ini sangat subyektif. misalnya saja, Bagi saya yang belum pernah melihat secara langsung dan merasakan apakah yang dihasilkan oleh yang menarik dari instalasi ini adalah bagaimana sang arsitek dapat melihat sesuatu yang berbeda dari ‘hanya’ angin. ia mampu terpikir bagaimana mengubah si ‘hanya’ angin ini menjadi sesuatu yang berirama, dan menghasilkan sebuah nada di dalamnya, yang saya nilai adalah pemikiran sang arsitek, bukan dari segi fisik, baik ukuran ataupun bunyi yang dihasilkan . namun mungkin mengapa warga sana terlihat lebih memperhatikan bentuk massive yang dimiliki oleh instalasi ini adalah karena hal itu bersifat visual sehingga terlihat lebih ‘mencolok’ dibandingkan dengan suara yang dihasilkan dari susunan pipa tersebut.
    menurut pengamatan saya, manusia akan cenderung menilai apa yang mereka lihat terlebih dahulu dibanding dari apa yang mereka dengar. sebagai contoh, apabila ada suara kucing biasanya kita akan belum terlalu percaya bahwa terdapat kucing disana sebelum kita melihat dengan mata kita sendiri. karena itu lah yang mereka rasa sebagian besar adalah apa yang mereka lihat dulu, baru suara..


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: