30
Dec
10

makan teman

Kita sudah sering mendengar istilah makan teman yang lebih akrab disebut dengan MT. Apabila ada orang yang sudah melakukan suatu tugas dan teman yang lain tidak, maka orang tersebut kita katakan sebagai orang yang MT. Kita cenderung untuk mensejajarkan diri dengan lingkungan di sekitar kita. Kita cenderung untuk berada dalam state of equlibrium dengan lingkungan kita baik itu merupakan lingkungan fisik maupun lingkungan sosial. Apabila kita telah menyelesaikan tugas di antara teman-teman lain yang belum menyelesaikannya kita cenderung untuk tidak mengungkapkannya karena takut disebut sebagai orang yang MT- entah dengan menjauhi mereka atau tidak membicarakan tentang hal tersebut. Ketika ada yang menanyakan “sudah bikin apa aja buat PA”, kita cenderung menjawab dengan statement “belum bikin apa-apa” atau setidaknya “baru bikin ini…” Kita tidak ingin dilihat sebagai orang yang sombong. Bayangkan apabila mayoritas teman sudah menyelesaikan tugas, tapi hanya saya sendiri yang belum. Saya pasti akan keluar dari lingkungan sosial tersebut entah dengan ke tempat yang tidak terlihat oleh mereka untuk menyelesaikan tugas  saya atau melepaskan emosi saya di suatu tempat ataupun mencari tempat yang ramai untuk mengalihkan perhatian saya. Saya akan pergi ke lingkungan sosial yang baru. Pertanyaannya adalah apakah kita harus berada pada “state of equilibrium tersebut”? Beranikah kita untuk “get out of the box” dan melakukan sesuatu hal yang berbeda dari apa yang dilakukan oleh orang lain di sekitar kita?


1 Response to “makan teman”


  1. October 21, 2011 at 10:24 am

    Tulisan ini menarik karena saya pun juga merasakannya dan hal ini memang terjadi diantara pergaulan kita sehari-hari. State of equilibrium yang anda sebutkan memang menjadi zona aman untuk tetap diterima oleh lingkungan dan secara refleks terjadi. Pengaruh akan fenomena ini cukup besar sebenarnya dapat berdampak bukan hanya pada karakteristik budaya yang semakin tidak kompetitif tapi juga masalah akan ketepatan waktu. Namun, yah begitulah Indonesia terkadang saya pun juga ada di dalamnya. 😉


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: