02
Nov
11

Halaman Muka Layar Komputer, Perekam Jejak Aktivitas Manusia Urban

Pekerjaan kita sekarang ini seringkali tidak lepas dari jasa komputer ataupun komputer jinjing alias laptop. Mulai dari menulis, membuat presentasi, mengedit video, memutar lagu, bahkan chatting dengan teman di penjuru Negara dapat dilakukan dengan modal satu barang ini. All in one, semua ada dengan kehadiran dan fungsi nya sebagai alat yang mujarab dengan berbagai piranti lunak yang sampai saat ini terus dibuat variasinya.

Ternyata pada halaman muka layar komputer atau yang kita kenal dengan desktop, dapat tersimpan beragam cerita kegiatan si pemiliknya. Pada kasus ini tanpa ingin menyebutkan merk tertentu atau kecenderungan pada fanatisme merk tertentu, saya ingin menceritakan satu hari kegiatan saya dari pagi hingga menjelang dini hari lewat halaman muka layar komputer yang saya miliki.

desktop |ˈdeskˌtäp|

noun

the working surface of a desk.

• [ as modifier ] denoting a piece of equipment such as a computer that is suitable for use at an ordinary desk: a desktop machine.

• the working area of a computer screen regarded as a representation of a notional desktop and containing icons representing items such as files and a wastebasket.

[Apple Dictionary]

 Diatas adalah pengertian desktop dalam arti yang sebenarnya. Desktop menjadi seperti meja kerja dengan segala barang yang berserakan, rekaman jejak penggunanya.

Nah gambar di atas adalah keadaan desktop saya diawal membuka laptop. Sungguh bersih, teratur, dan enak dipandang mata bukan. Belum ada kegiatan yang saya lakukan. Namun, dalam satu hari saja desktop saya akan menjadi seperti ini;

Nah, pada bagian ini, anda dapat melihat program apa yang pertama saya jalankan. Program empat dan lima menjadi program yang membantu saya mengerjakan pengeditan gambar dan menyajikannya dalam sebuah presentasi. Gambar-gambar yang saya unduh dari dunia maya saya letakkan saja di desktop karena malas menacari dalam folder-folder yang seringkali saya lupa letaknya. Dalam hal ini, desktop benar-benar menjadi tempat saya menaruh suatu bahan mentah maupun jadi sebelum pada akhirnya di print dan pekerjaan itu selesai.

Sedangkan gambar diatas, ternyata saya mulai bosan mengerjakan tugas. Bolehlah sambil mendengarkan lagu dan browsing sana-sini. Saat dirasa sudah memakan waktu, saya kembali bekerja untuk menulis dan mengedit foto.

kejenuhan seorang manusia itu wajar pastinya, tentu dengan kehadiran social media seperti gambar diatas dapat mengusir kebosanan itu. Untuk kondisi ini, saya memang sudah dipuncak kebosanan pada pekerjaan yang saya lakukan sehingga dua icon social media diatas + program permainan yang sedang booming ini saya jalankan. Coba perhatikan, untuk benar-benar relaksasi pada akhirnya saya memilih menonton film dan menyudahi seluruh pekerjaan saya.

Pada gambar diatas, inilah lembar-lembar kerja yang sedang saya kerjakan. Semuanya bertumpuk menjadi satu. Nah kira-kira begitulah yang terjadi setiap hari pada halaman muka layar komputer saya. Setiap hari tentu selalu ada saja pekerjaan yang datang dan harus diselesaikan. Setiap pekerjaan tersebut memiliki cycle yang terus berputar begitu juga dengan keadaan desktop dari yang bersih-berantakan-hingga kembali bersih lagi. Secara visual memang tidak enak dipandang mata, namun itulah rekaman jejak yan terjadi. Setelah pekerjaan selesai saya pasti langsung membereskan file-file di desktop dan menutup semua program karena seringkali ada rasa malu saat dilihat orang karena desktop yang berantakan. Rasa malunya mungkin sama seperti seorang Ibu yang kedatangan tamu disaat ruang tamunya berubah fungsi menjadi ruang keluarga dengan segala aktivitas dan benda-benda bercecer di sekelilingnya.

Yah begitulah keseharian yang terjadi pada aktivitas saya sehari-hari dan rekaman yang terdapat pada layar komputer. Dari hal ini saya belajar bahwa saya memang tidak bisa lepas dari kehadiran desktop yang bagi saya amat membantu dengan keahliannya memunculkan seluruh file pekerjaan saya tanpa harus masuk dalam folder tertentu. Bersih dan semrawutnya desktop hampir sama dengan bersih dan semrawutnya meja makan yang diteliti oleh Sarah Wigglesworth. Serapih-rapihnya dua hal itu berusaha diciptakan tentu akan menjadi berantakan kembali saat keseharian yang sebanrnya ada dan terjadi.


0 Responses to “Halaman Muka Layar Komputer, Perekam Jejak Aktivitas Manusia Urban”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: