02
Nov
11

kopi, kebutuhan atau ketergantungan?

Kopi, bagi sebagian orang kopi merupakan kebutuhan namun bagi sebagian orang pula kopi merupakan suatu “candu” yang menyebabkan ketergantungan bagi orang tersebut. Bagi orang yang menganggapnya sebagai kebutuhan, orang tersebut hanya akan minum kopi saat membutuhkan, yaitu pada saat ngantuk (mengandung kafein yang bisa menahan rasa kantuk). Saya pun yang sering begadang akan minum kopi saat sudah merasa ngantuk. Sedangkan bagi orang yang ketergantungan, orang tersebut akan susah beraktifitas apabila belum minum kopi.

Kopi sendiri mampu memberikan  tambahan tenaga atau energi secara fisik maupun mental kepada para peminumnya. Selain itu kopi membuat tubuh kita melepaskan hormon stress dalam darah sehingga dapat membuat kita sulit tidur. Orang yang biasa minum kopi akan memiliki rasa ingin ngopi jika lama tidak minum kopi.

Awalnya orang yang ketergantungan itu juga menganggap kopi hanya sebagai kebutuhan namun semakin lama tubuh orang tersebut akan semakin kebal terhadap efek dari kopi tersebut sehingga merasa porsi kopi yang dibutuhkan kurang maka ia akan menaikan intensitas dan kadar minum kopi. Hal ini menyebabkan orang tersebut berpikiran kopi menjadi suatu kebiasaan tanpa disadari yang lama kelamaan menjadi ketergantungan

Kopi merupakan salah satu contoh hal yang dilakukan terus menerus sehingga menjadi kebiasaan. Masih banyak hal-hal lainnya yang awalnya hanya kegiaan biasa namun karena dilakukan secara terus menerus menjadi suatu kebiasaan yang tidak kita sadari. Dapatkah orang yang ketergantungan minum kopi mengurangi bahkan berhenti minum kopi? Pertanyaan ini sama halnya dengan dapatkah kita merubah suatu kebiasaan?


2 Responses to “kopi, kebutuhan atau ketergantungan?”


  1. November 6, 2011 at 10:29 am

    Dulu saya juga termasuk orang yang membutuhkan kopi. Saya sangat mudah mengantuk. Agar bertahan lebih malam, saya minum kopi. Lama kelamaan , kopi itu sudah tidak membuat saya mengantuk. Kopi yang saya minum juga bukan kopi hitam , melainkan kopi yang sudah di campur-campur (cappuccino, frappuccino. dll) yang sering dijual di warung dalam bentuk kaleng atau kotak. Sekarang ini saya tidak pernah minum kopi itu lagi untuk mencegah ngantuk. Kalau saya minum kopi di tempat lain, ada 2 efek yang dihasilkan. Sama seperti sebelumnya atau merasakan akibat caffein yang kuat. Hasilnya, pada malam hari badan saya sudah capek tapi otak masih sanggup berfikir. Mungkin kadar caffein yang dibutuhkan sudah bertambah.Sekarang saya mengganti kopi dengan minuman isotonik bila ingin bertahan dari kantuk. Kopi hanya saya minum bila sedang ingin. Kebiasaan saya berubah akibat efek dari kopi tersebut.

  2. November 8, 2011 at 7:45 pm

    Saya bisa termasuk golongan yang ketergantungan dengan kopi😀
    Tapi kopi bagi saya disini bukan sebagai alat penahan kantuk atau begadang, melainkan sebagai ‘mood booster’ untuk seharian aktivitas. Sehari tanpa kopi rasanya kurang lengkap bagi saya. Hal ini mungkin terjadi karena kebiasaan orangtua saya yang juga penikmat kopi di pagi hari. Sejak kecil saya tumbuh melihat kebiasaan orangtua saya menyantap roti dan kopi di pagi hari, yang secara tidak langsung menjadi kebiasaan saya juga hingga kini.
    Kopi yang sering saya konsumsi biasanya kopi racikan saya sendiri, namun kadang-kadang juga bisa diganti dengan kopi sachet ataupun hot chocolate. Meskipun saya sudah tau ada sisi berbahaya dari konsumsi kopi berlebih, rasanya saya tidak bisa meninggalkan kebiasaan minum kopi saya ini. Ya, merubah kebiasaan bukan hal yang mudah, apalagi jika saya sebagai subjeknya tidak menganggap bahwa kebiasaan minum kopi saya ini buruk😛


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: