16
Dec
11

No Strings Attached

Kata-kata ‘No Strings Attached’ merupakan frase yang sering digunakan dalam keseharian yang berati ‘tanpa syarat dan ketentuan yang berlaku’ seperti dalam penjualan, hubungan bisnis, pertemanan dan sebagainya. Film No Strings Attached atau Friends With Benefit cukup menggambarkan hubungan pertemanan jenis ‘No Strings Attached’ beserta tujuan awal dan dampaknya dengan jelas.

Dimana awalnya dua orang yang berstatus teman biasa memiliki keinginan yang sama yang hanya bisa di dapat bila mereka memiliki hubungan special, namun bagi mereka hubungan special itu akan membawa dampak lain yang tidak keduanya inginkan, jadi dengan ‘No Strings Attached’ mereka bisa melakukan kerjasama untuk mendapatkan keinginan tersebut tanpa menjalin hubungan special sehingga tidak mengikat masing-masing pihak. Dengan asumsi mengutarakan pernyataan ‘no strings attched’ diawal akan melepaskan kewajiban-kewajiban tidak tertulis paska kerjasama tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari kita mungkin tidak mengalami apa yang mereka alami secara harfiah. Namun bila kita melihat basis hubungan mereka kita sebenarnya bisa menemukannya kehidupan sehari-hari kita, misalnya sekedar teman kuliah yang tidak terlalu dekat tapi sekelompok dalam satu mata kuliah sehingga mereka harus bekerja sama untuk kepentingan kelompok, atau teman satu organsasi, teman ‘nebeng’, hubungan tersebut bisa datang dalam banyak nama.

Dalam Bisnis ataupun penjualan dengan ketentuan yang ditulis berdasarkan hitam diatas putih memang dapat dijalankan sesuai yang dijanjikan, namun dalam hubungan pertemanan menyangkut teritori dua orang mungkin akan sangat berbeda, mengingat hanya dua teritori yang tekait didalamnya sehingga batasannya akan terasa lebih jelas. Di film tersebut menggambarkan ketidakterikatan antar pihak berjalan lancar pada awalnya, masing-masing pihak dapat memasuki teritori pihak lainnya dengan status ‘hubungan spesial’ saat bekerjasama namun kembali menjadi teman biasa saat tidak bekerjasama.

Dengan perilaku tersebut terlihat masing-masing pihak mulai terlihat tergantung kepada pihak lain untuk mendapatkan keinginannya tersebut sehingga berujung ketidakjelasan batasan hubungan yang mereka jalani. Masing-masing pihak merasa berhak memasuki batasan hubungan special saat ia membutuhkannya meskipun pihak lain belum tentu ingin. Saat itulah ketidaknyamanan mulai terlihat bahwa hubungan yang dimaksudkan terlepas dari sisi kehidupannya yang lain malah memengaruhi sisi lain tersebut, bahwa sebenarnya hubungan yang didasarkan ‘no strings attached’ itu kemudian malah meng’attached’nya.

So, is there any no strings attached in relationship?



0 Responses to “No Strings Attached”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: