02
Jan
12

Fashion War

Bagi wanita, fashion menjadi salah satu hal yang penting untuk di perhatikan. dalam sehari-hari pada umumnya, dan di acara-acara tertentu pada khususnya. Isu yang akan saya lontarkan pada bahasan kali ini adalah dimana fashion menjadi lebih utama dibandingkan tujuan dari acara yang akan dikunjungi.

Hal di atas sering saya alami ketika kakak perempuan saya yang sedang pada umurnya sering mendapat undangan pernikahan dari teman-temannya. Sering kali kakak saya menanyakan pakaian-pakaian yang hendak ia pakai ke acara tersebut serasi atau tidak. hal ini sering ditanyakan berulang-ulang sampai ia puas dengan pakaian yang hendak ia gunakan, dan saya pun pusing dengan rutinitas seperti ini ketika ia hendak mendatangi acara pernikahan temannya.

Sekarang banyak paket baju baru yang dikirim kerumah, yang mungkin ia pesan dari berbagai macam online shopping, ditambah dengan baju-baju baru yang ia beli sendiri. semua  ia beli khusus digunakan untuk menghadiri acara-acara pernikahan temannya. Memang, acara tersebut seharusnya menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan secara maknanya. namun yang terlihat disini lebih terkesan pada penampilan yang menjadi salah satu prioritas penting untuk menunjukkan kualitas (dalam hal ini fashion) diri masing-masing.

Merujuk dari hal yang saya alami di atas, saya pun bertanya kepadanya, mengapa harus mempersiapkan ‘appearance’ secara total. Dan jawaban yang saya terima adalah :

1. ia ingin menunjukkan totalitas diri dengan tujuan terlihat semenarik mungkin di dalam kalangannya dan menghindari untuk terkesan tidak mempunyai style dalam fashion.

2. dengan totalitas dirinya, ia merasa lebih percaya diri dalam menjalin kembali silaturahminya dengan teman-temannya.

3. ketotalitasan diri ini berpengaruh terhadap pakaian yang ia gunakan sehingga ia tidak ingin orang yang sama melihat ia menggunakan pakaian yang sama di acara yang berbeda. inilah mengapa ia selalu membeli baju-baju baru guna menghindari hal tersebut.

Bukan hanya kakak saya, banyak di luar sana wanita-wanita yang mementingkan totalitas diri dari penampilannya untuk menunjukkan kualitasnya dalam berpakaian. hal ini membuat makna dari tujuan utama tersebut bergeser menjadi ajang ‘fashion war event’. dari contoh ini terlihat sekali bahwa fashion mempunyai arti penting bagi kalangan wanita. Atau mungkin bukan hanya wanita, beberapa dari kaum pria juga mementingkan fashion sebagai prioritas. Tapi apakah mereka masih menghormati makna awal dari acara tersebut?

Lain halnya, yang kita lihat dari acara ‘prom night’ atau “farewell party’ dan sebagainya, acara tersebut sudah secara terang-terangan lebih menantang kita untuk berlomba-lomba dalam mentotalitaskan penampilan diri. Pikiran pertama yang terlintas dari acara tersebut adalah pikiran-pikiran yang menjurus kepada ‘fashion war event’ itu sendiri tanpa menyadari makna penting dari tujuan acara tersebut.

Dengan isu ini, pastinya ada pro dan kontra terhadap hal-hal yang di prioritaskan dalam menghadiri suatu acara tertentu. namun menurut saya fashion war bukanlah hal yang negatif untuk di terapkan. Fashion war dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri sekaligus menjadi takaran niat seseorang dalam menghadiri acara-acara tertentu. Dan fashion war sudah merupakan hal yang wajar terutama di kalangan wanita dengan menggeser makna awal dari acara tersebut.


0 Responses to “Fashion War”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: