02
Jan
12

KOMUNIKASI DALAM KAMAR MANDI

Kamar mandi merupakan ruang yang selalu kita gunakan dan menjadi kebutuhan dasar kita semua. Pada saat kita mencari kosan, salah satu kriteria yang menjadi bahan pertimbangan kita memilih kosan tersebut. Ada pribadi orang yang lebih suka kamar mandi di dalam kamar dan kamar mandi komunal. Sebagian orang kebanyakan memilih kamar mandi pribadi karena lebih nyaman dalam mengunakan  (seperti tidak diburu-buru oleh orang yang ingin buang air) dan ada hal yang privat yang berada di dalam kamar mandi yang tidak ingin dilihat orang lain. Dan sebagian lagi memilih komunal karena ingin dilepas dari kegiatan membersihkan kamar mandi (biasanya kamar mandi komunal mempunyai orang yang bertugas membersihkan).

Saya ingin menceritakan pengalaman saya tentang kamar mandi yang digunakan secara bersama. Saya ngekos dikamar mandi yang digunakan oleh berdua. Secara pribadi saya lebih memilih kamar yang satu paket dengan kamar mandi di dalamnya. Namun, karena jarak kosan yang dekat dan strategis dengan  pintu gerbang kampus maka saya tidak keberatan untuk sharing kamar mandi dengan teman kosan saya.

Bangunan kosan saya berbentuk kumpulan kamar-kamar dan hanya menyediakan kamar serta tidak memiliki ruang berkumpul. Jadi setiap penghuni kosan lebih individu dan jarang berkomunikasi dengan penghuni kosan lainnya. Begitu juga dengan saya. Saya sangat jarang berkomunikasi dengan teman kosan saya yang sharing kamar mandi. Namun, walaupun komunikasi secara lisan sangat jarang tapi ada beberapa cara yang kami lakukan yang dapat dikatakan sebuah bentuk komunikasi.

#1   Kamar mandi diapit diantara kamar saya dan kamar teman saya, jadi kamar mandi berada di tengah dan mempunyai dua pintu yang masing-masing sebagai akses masuk kamar mandi dari kamar masing, dan pada pintu bagian dalam kamar mandi tidak ada pengait kunci. Sehingga penghuni kamar lain dapat mengakses kamar mandi juga pada saat kita berada di dalam kamar mandi. Jadi kami menggunakan suara nyala air untuk mengkomunikasikan bahwa ada orang yang sedang menggunakan kamar mandi sehingga tidak ada orang yang masuk ke dalam kamar mandi pada saat kita menggunakannya.

#2    Ketika kamar mandi ingin dipakai untuk mencuci dalam waktu lama, maka yang ingin mencuci mengkomunikasikannya dengan merendam pakaian yang ingin dicuci dan didiamkan sebentar. Dengan pakaian yang direndam sesaat tersebut, si yang ingin mencuci ingin memberi tahu dia akan menggunakan kamar mandi dalam waktu lama dan pengguna lainnya dapat memaklumi dan segera mempergunakan  kamar mandi jika ada yang kebutuhan yang tidak dapat ditahan, karena pada saat mencuci, nyala air yang tadinya sebagai komunikasi ada orang didalam tidak akan dinyalakan terus. Jadi ini merupakan bentuk komunikasi lain untuk memberitahu kamar mandi sedang digunakan.

#3    Dari lamanya nyala air, kita juga dapat membayangkan kegiatan yang dilakukan orang yang berada di dalam kamar mandi. Misalnya, jika sebentar si pengguna kamar mandi buang air kecil. Jika lebih dari 10 menit si pengguna kamar mandi buang air besar. Jika lama maka si pengguna kamar mandi mandi. Dari sini yang harus diantisipasi adalah ketika si pengguna buang air besar, karena abis buang air besar biasanya kamar mandi bau dan memerlukan waktu untuk sirkulasi udaranya. Jadi jika kita bisa mengantisipasi untuk tidak langsung masuk sehabis pengguna lain buang air besar, kita tidak diganggu dengan ketidaknyamanan bau yang dihasilkan dari pengguna lain dan tetap nyaman menggunakan kamar mandi.

#4    Di dalam kamar mandi juga di letakkan peralatan  mandi dan baju kotor masing-masing. Dari alat-alat tersebut dapat  mengkomunikasikan bagaimana pribadi si pemiliknya. Dari peralatan mandinya kita dapat menilai apakah dia wanita yang merawat diri (dimana peralatan  mandinya penuh dengan berbagai macam produk) atau biasa aja (dimana peralatan mandinya hanya standar yaitu  sabun, shampo, sikat gigi, odol, dan pencuci muka). Sedangkan dari pakaian kotor yang ditumpuk lama dan banyak di kamar mandi dapat mencerminkan pribadi seseorang yang malas dan sebaliknya.

#5    Karena di kosan tidak disediakan dapur umum maka kamar mandi juga dijadikan tempat untuk membersihkan peralatan makan dan minum. Setelah membersihkan peralatan makan dan minum maka akan ada bau yang tersisa pada ruangan dan kadang bau yang sering tercium adalah bau mie instant (mencerminkan si tetangga sebelah sedang malas keluar beli makan atau kantong lagi tipis atau memang hobi makan mie instant). Kadangkala suka tercium bau milo dan rujak (menunjukkan makanan dan minuman kesukaan). Pada malam hari bau-bau makanan sering tercium di kamar mandi, dan ketika saya masuk dan mencium bau tersebut menggugah otak saya untuk menerka makanan apa yang malam ini menjad santapan si tetangga. Dan bau makanan itu biasanya sering sama dan kadang saya bisa menerka bagaimana selera makan tetangga saya.

#6    Diatas pintu kamar mandi diberi kaca yang mana kita dapat melihat nyala lampu dari kamar penghuninya.  Dari nyala lampu kamar tersebut kita dapat melihat keadaan si penghuninya, apakah dia sudah tidur atau jika dalam beberapa hari lampu kamarnya tidak nyala maka dia sedang pulang ke rumah atau nginep di rumah temannya dan ngerjain tugas. Sampai sekarang Cuma ada dua spekulasi yang saya tarik dari nyala lampu kamar sebelah.  Jika pada malam hari lampunya pada maka dia berharap saya tidak berisik karena dia sedang istirahat. Dan yang kedua adalah ketika lampunya tidak nyala berhari-hari, maka saya mengambil kesimpulan si penghuni tidak berada di kamar dan saya boleh  melakukan kegiatan yang sedikit berisik dikamar saya.

Dari kamar mandi secara tidak langsung kita berkomunikasi dengan sesama penggunanya dari berbagai suara yang ditimbulkan, bau yang ditinggalkan, dari barang yang letakkan, dan cahaya yang di gunakkan.  Walaupun jarang berkomunikasi secara lisan dan tulisan dengan tetangga kamar sebelah ternyata kita bisa mengetahui sedikit tentang peribadi tetangga kita tersebut, karena itu tidak heran banyak orang yang memilih kamar mandi yang lebih privat karena banyak hal privat yang tertinggal dan tersimpan didalam kamar mandi. Dan masih banyak hal lainnya yang dapat kita temukan dalam kamar  mandi yang digunakan bersama. Bagaimana dengan pengalaman kamar mandi dikosan anda atau dirumah sendiri atau di rumah teman dan kerabat anda?


0 Responses to “KOMUNIKASI DALAM KAMAR MANDI”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: