02
Jan
12

UGLY


Ugly jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti jelek. Meskipun ada pernyataan yang menyatakan bahwa cakep itu relative namun jelek itu mutlak, menurut saya, jelek sendiri tidak dapat diberikan secara mutlak pada suatu orang ataupun suatu benda karena hal tersebut berbeda pendapat dari setiap orangnya. Namun, satu hal yang pasti, ugly itu merupakan pandangan negative terhadap seseorang atau suatu benda.

Satu hal yang saya anggap ugly adalah sampah. Saya sendiri menganggap sampah ugly adalah karena benda itu kotor, bekas pakai. Jika melilhatnya terasa perasaan jijik dan rasanya ingin segera membuangnya, menghilangkannya dari pandangan saya. Sebegitu jijiknya, saya bahkan tidak ingin menyentuhnya. Rasa jijik ini makin meningkat jika melihat sampah orang lain, karena saya tidak tahu sudah terjadi ataupun terkena apa saja terhadap benda atau sampah tersebut. Berbeda dengan sampah milik saya, yang saya sendiri yang menggunakan dan menghasilkan, saya tidak terlalu jijik untuk menyentuhnya. Namun jika memang menurut saya sudah terlalu kotor ataupun jorok, saya sendiri pun sebagai si produsen sampah tidak akan sudi menyentuhnya, saya akan segera membuangnya ketempat sampah dan jika harus dipindahkan terlebih dahulu, saya akan mengambil semacam pelapis seperti kertas ataupun tissue untuk mengangkat dan memindahkannya. Mungkin bisa dibilang bahwa masalah terbesar saya mengenai rasa jijik akan sampah adalah ketidaktahuan. Seperti yang saya ceritakan tadi bahwa sampah orang lain menimbulkan rasa jijik yang luar biasa yang bahkan membuat saya tidak mau menyentuhnya ataupun melihatnya lagi. Kemungkinan hal ini dikarenakan saat melihat sampah yang tidak saya ketahui sumber hingga munculnya sampah tersebut, saya secara otomatis langsung membayangkan kejadian – kejadian menjijikan yang menimpa benda tersebut. Contoh, jika saya melihat tissue basah di meja, secara otomatis saya akan merasa jijik terhadap tissue tersebut dan secara otomatis menjauhkan benda tersebut dari diri saya. Saya seketika langsung membayangkan bahwa tissue tersebut bekas dipakai untuk membuang ingus ataupun dahak yang jelas saya anggap menjijikan. Padahal bisa saja tissue tersebut hanya digunakan untuk membersihkan air minum yang tumpah dimeja.

Kembali lagi ke masalah persepsi, mengenai ugly memang tidaklah sama bagi setiap orangnya. Entah itu berbeda benda ataupun tingkat. Karena meski merasa benda tersebut jelek, tidak berarti benda tersebut langsung tidak ingin dilihat dan langsung dimusnahkan dari dunia ini. Mungkin saja hanya sekedar tahu jika benda tersebut jelek dan masih dapat kita tolerir untuk kita sentuh ataupun tidak kita pedulikan lagi. Meskipun apa yang saya rasa jijik mungkin tidak dianggap sebegitu menjijikannya oleh orang lain.


0 Responses to “UGLY”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: