10
Jan
12

an old four seasons tree (ugly thing)

Image and video hosting by TinyPic

Gambar di atas ini merupakan tugas akhir saya sewaktu seni rupa dulu. Saya menganggap barang tersebut sebagai ‘ugly thing’ karena seperti yang saya tangkap dari kuliah di everyday bahwa ‘ugly thing’ merupakan sesuatu yang terdapat sistem yang salah di dalamnya. Seperti salah penempatan, dll.

Dulunya barang tersebut merupakan sesuatu yang bermakna bagi saya. Tugas akhir seni rupa saya ini adalah ‘four seasons tree’ dimana di 4 sisi dari pohon tersebut terdapat suasana yang berbeda tiap musimnya, yaitu musim salju, semi, panas, dan kemarau. Misalnya di sisi yang bersuasana musim panas, daun-daun di pohon berwarna hijau dan lebat. Atau ketika musim salju, ada sisi pohon lain yang batangnya di penuhi salju dan tanah yang berselimutkan salju. Ketika dulu saya selesai membuatnya, saya merasa bangga dengan ‘four seasons tree’ ini dimana saya sebagai mahasiswa baru saat itu belum mempunyai pengalaman apa-apa di bidang seni. Sampai-sampai apabila ada orang yang menyentuh barang tersebut sampai membuatnya berubah posisi, saya merasa sensitive dan agak kesal.

Ketika dibawa ke rumah pun langsung saya pajang sebagai hiasan di meja ruang tamu. Sehingga apabila ada tamu yang datang ke rumah dan memuji hiasan tersebut tanpa tau siapa yang membuatnya, saya merasa ada kepuasan tersendiri.

Waktu pun berlalu, sudah saatnya bagi kami sekeluarga untuk berpindah rumah. Nasib dari tugas akhir seni rupa saya ini pun tidak terlalu di pedulikan lagi sehingga barang tersebut digeletakan begitu saja di beranda kamar saya yang baru. Walaupun beranda kamar saya ini terdapat naungan yang melindunginya dari hujan, tetap saja angin, terik matahari, dan percikan-percikan hujan deras masih dapat mengenainya. Alhasil warna-warna dari ‘four seasons tree’ tersebut luntur, daun dan salju yang menyelimuti batang pohonnya rontok dan terbang terbawa angin, dan bentuk dari batangnya pun menjadi tidak karuan.

Sekarang barang tersebut sudah tidak bermakna bagi saya. Saya pun hampir lupa ada barang tersebut di beranda saya. Terlebih lagi, menurut saya barang tersebut merupakan barang yang tidak berguna dan hanya memenuh-menuhkan tempat saja. Ingin saya buang tetapi seperti yang sudah saya bilang di atas, saya pun lupa apabila ada barang tersebut di beranda saya. Hanya bahasan ‘ugly thing’ inilah yang membuat saya teringat lagi dengan barang tersebut. Rasanya setelah membuat blog tentang ‘ugly thing’ dan ‘four seasons tree’ ini saya akan lupa lagi dengan barang tersebut yang sudah lama bersarang di beranda kamar saya.


0 Responses to “an old four seasons tree (ugly thing)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: