10
Jan
12

Ugly Things

Ugly didefinisikan dalam kamus Oxford Advanced Learner’s Dictionary sebagai:

1. unpleasant to look at

2. (of an event, a situation, etc.) unpleasant or dangerous; involving threats or violence

dan memiliki sinonim unattractive.

Ugly juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang tidak pada tempatnya, sesuatu yang rusak, tidak berguna, atau sesuatu yang imperfek. Berdasarkan definisi-definisi tersebut saya berusaha membuat objek ugly.

Foto di atas merupakan objek ugly yang saya bawa untuk tugas membuat sesuatu yang ugly di kelas Everyday. Saya membuat dua objek yang sama-sama berbahan plastisin kuning. Objek pertama yang terdapat di sebelah kiri merupakan gabungan dari kepala kucing dengan badan manusia yang seperti karet yang melar di bawahnya. Objek kedua merupakan uji coba bentuk plastisin yang diremuk-remukkan begitu saja sehinggan menjadi tak berbentuk.

Kedua objek ini memakai bahan palstisin karena menurut saya plastisin merupakan salah satu bahan yang harus dipergunakan secara benar untuk menghasilkan bentuk yang orang akan anggap atraktif. Ya, semuanya kembali lagi ke penilaian dari orang-orang di sekeliling apakah sesuatu disebut ugly atau tidak. Kembali lagi ke bahan plastisin ini, saya lalu membentuknya menjadi bentuk yang biasa orang temukan namun tidak dalam wujud yang sebenarnya. Bukankah kucing dengan badan manusia karet atau manusia karet dengan kepala kucing akan terlihat aneh? Bukankah sesuatu yang tidak pada tempatnya tidaklah indah? Setidaknya itulah pendapat saya. Namun, tampaknya teman-teman di kelas everyday tidak merasa demikian ketika melihat manusia karet dengan kepala kucing dan pose yang norak itu, karena bentuk kepala kucing yang masih terlihat “lucu”.

Objek kedua yang saya buat merupakan bentuk tidak jelas yang dapat dengan mudah ditemukan cara pembuatannya: yaitu dengan diremuk. Objek ini tidaklah jelas, tidak berguna, dapat dikatakan imperfek karena pola pikir orang akan langsung mengatakan bahwa plastisin itu adalah obejk yang deformed, tidak dalam bentuk aslinya lagi. Objek ini juga terlihat sudah rusak. Nah, ternyata poin inilah yang saya lupakan ketika membuat objek pertama. Objek pertama tak terlihat rusak, sehingga orang-orang banyak yang belum memandang objek ini sebagai ugly.

Namun, kembali lagi ke pernyataan saya sebelumnya, ugly itu relatif, bagaimana orang memandangnyalah yang membuat suatu objek itu ugly. Ini tidak tergantung pendapat mayoritas, tetapi berdasar pemahaman pribadi masing-masing mengenai objek tersebut.


0 Responses to “Ugly Things”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: