11
Jan
12

ASAP YANG PEKAT, ASAP YANG DEKAT

Asap adalah sesuatu yang banyak orang biasanya cenderung untuk menghindarinya. Asap sangat identik dengan polusi dan seolah menjadi sesuatu yang merugikan dan membahayakan bagi tubuh kita sebagai manusia. Namun ternyata terdapat asap yang bagi sekalangan orang sangat mereka sukai keberadaannya, asap rokok.

Merokok memang sangat berbahaya bagi kesehatan kita, dan sangat dianjurkan untuk tidak mencobanya, namun nyatanya masih banyak orang yang menghisapnya dan menikmati asapnya. Maka tidak heran masih banyak kita temui ditempat umum orang-orang yang terlihat nyaman dan tentram yang terbalut dalam kepekatan asap-asap rokok mereka.

Dari pengalaman saya yang pernah terjebak dan terpaksa berada dalam keadaan tersebut diatas, saya menemukan hal lain dibalik bahayanya asap rokok tersebut.

Jika dilihat lebih dalam, asap-asap rokok tersebut seolah menjadi tanda dan batas bagi mereka. Sebuah batas yang membatasi mereka (para perokok) terhadap mereka yang bukan perokok. Banyak kita jumpai dibeberapa tempat, jika disitu terdapat satu orang yang menghasilkan asap rokok tersebut, maka orang lain yang merasa dia akan merokok dia akan mendekati area asap yang sudah ada dan kemudian menyalakan rokoknya. Tidak berhenti disitu saja, terkadang ada perokok yang tidak membawa atau memiliki korek, sehingga mau tidak mau dia harus meminjam korek atau menggunakan istilah “minta api” dari perokok didekatnya meskipun sebenarnya sebelumnya mereka tidak saling mengenal. Dari komunikasi sederhana tersebut, seiring dengan makin pekatnya asap yang ada akan terjadi sebuah obrolan sederhana yang mereka lakukan dan semakin lama pun mereka akan terlihat seolah lebih akrab dan sudah saling mengenal sebelumnya.Image

Jika dilihat gambar ilustrasi disamping ini, seolah asap-asap tersebut memang membuat mereka terselimuti dan terbatasi serta menegaskan bahwa itulah area yang mereka ciptakan untuk merokok, meskipun ditempat itu sebenarnya bukanlah area untuk merokok sebelumnya.

Semakin banyak orang masuk dan bergabung kedalam area pekat asap tersebut, seolah semakin membuat mereka merasa nyaman dan akan terus menikmati balutan asap-asap tersebut.

Tidak selamanya batas itu selalu bersifat solid, ternyata dengan yang awalnya kecil, dan hanya terbentuk dari bahan yang biasa kita sebut asap, akan mampu menciptakan sebuah batas antara mereka (perokok) dan mereka yanga lainnya(bukan perokok).


0 Responses to “ASAP YANG PEKAT, ASAP YANG DEKAT”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: