11
Jan
12

pemilihan calon angkot

maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi diatas moda transportasi umum, yaitu angkotan umum yang memfasilitasi saya ke kampus, membuat saya lebih hati-hati dalam pemilihan calon angkot yang akan saya tumpangi terutama malam hari. biasanya, angkot di depan mata langsung saya pilih untuk dinaikin. syaratnya: akses mudah menuju angkot, dibilang ga mau ribet, dan ingin cepat sampai tujuan. mau sepi atau ramai yang penting pandangan mata ada angkot, langsung saja naik. tidak peduli lagi siapa teman saya di dalam angkot dan kondisi di dalam angkotnya bagaimana. namun semenjak beredar kejadian yang menimpa beberapa angkutan umum, saya pun mulai merubah mindset syarat calon angkot yang dipilih.

jadi pemilihannya begini, saat sudah berada di lokasi, saya akan memperhatikan beberapa angkot pada posisi yang lumayan jauh dari angkot. kemudian memfiltrasi angkot yang sepi dan gelap. angkot yang sudah ada penumpangnya dan terang menjadi kandidat calon angkot yang akan ditumpangi. selanjutnya saya akan mengeliminasi angkot dengan penumpang sedikit dan wanitanya tidak banyak atau tidak ada. mulai juga dengan menilai penampilan fisik laki-laki yang berada di dalam angkot. jika dirasa baik, maka masuk kandidat. penilaian angkot inilah yang menyebabkan saya lebih lama dalam memilih angkot = lebih lama sampai ke tempat tujuan. namun merasa lega jika calon angkot ini dirasa tepat untuk mengakses saya ke tempat tujuan. kelakuan ini pun sudah menjadi hal yang wajib dan biasa untuk dilakukan, berlaku juga saat saat saya menaiki transportasi umum lainnya seperti ojek.

mungkin akan menjadi lebih ribet untuk dilakukan, waktu yang dibutuhkan pun menjadi lebih lama. dan bisa dilihat aneh karena berdiri lama di posisi yang sama sambil melihat sekeliling seorang diri. namun dorongan untuk menjaga diri yang kemudian merubah mindset dan kelakuan dalam menilai objek yang akan kita pakai, menjadi hal yang lumrah dan biasa dilakukan walaupun berbalik arah dari mindset awal yang sudah kita pegang. hasilnya, diri merasa lebih tenang dan keputusan yang teliti dalam pemilihan calon angkot tidak merugikan waktu juga.


*calon angkot terpilih

*calon angkot tereliminasi


0 Responses to “pemilihan calon angkot”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: