11
Jan
12

Ugly: Hiasan yang terbuang

Ini adalah salah satu contoh benda yang dianggap ugly. Benda ini awalnya memiliki fungsi berupa hiasan yang digantung. Biasanya benda ini digantung sebagai penghias kunci atau sebagai meramaikan kunci agar kunci tidak gampang hilang, mengingat bentuk kunci yang kecil dan tipis.

Namun, ia menjadi tidak berfungsi lagi ketika gantungan itu sudah lepas dari hiasannya. Awalnya hiasan gantungan kunci ini hanya rusak sedikit dibagian jahitan luarnya, kemudian saya rusakkan lagi agar benda ini benar-benar tidak memiliki fungsi lagi dan tidak bisa diperbaiki sampai isinya pun ikut keluar.

Kemudian saya mengadakan percobaan kepada beberapa orang teman dan bertanya, “Menurut kalian ini benda apa? Kalau kaya gini bisa kalian apakan?”
Dan rata-rata mereka menjawab tidak tahu itu benda apa meskipun ada juga yang tau bahwa benda tersebut adalah bekas hiasan gantungan kunci, bagi mereka yang teliti mereka bisa melihat bahwa ada bekas jahitan untuk meletakkan besi gantungan kunci pada bahagian ujungnya yang sudah sobek. Kemudian mereka juga mengatakan bahwa jika mereka memiliki benda ini mereka lebih cenderung untuk membuangnya karena sudah tidak memiliki fungsi dan sudah rusak, mereka berkata, “Buat apa disimpan lagi, kan udah rusak, mending buang aja”
Namun, ada sebagian yang berpendapat bahwa jika mereka mempunyai benda ini dan ternyata benda ini memiliki suatu memori dan ikatan emosional yang kuat terhadap pemiliknya, maka benda ini akan disimpan meskipun dalam keadaaan serusak apapun dan mereka tidak menganggapnya ugly.

Jadi menurut saya, suatu benda dianggap “ugly” itu tergantung kepada perpektif masing-masing individu, tergantung bagaimana caranya ia memandang suatu benda, menilai suatu benda, dan menganggap suatu benda tersebut. Jika suatu memori anggapan “ugly” atau tidak, sudah tersugesti dalam dirinya yakni sudah tertanam sejalan tumbuh dan berkembangnya orang tersebut dari lahir (dalam hal ini juga dipengaruhi dengan lingkungan sekitar), maka orang tersebut akan menilai suatu benda itu ugly atau tidaknya sesuai dengan memorinya sendiri (anggapan berdasarkan pengalaman). Misalkan saja ugly-nya Indonesia berbeda dengan ugly-nya negara lain, ugly-nya orang dewasa berbeda dengan ugly-nya anak-anak, ugly-nya suatu budaya daerah berbeda dengan ugly-nya budaya daerah yang lain, dan begitu seterusnya.


0 Responses to “Ugly: Hiasan yang terbuang”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: