11
Jan
12

Ugly Object

Ugly dalam kamus besar oxford didefinisikan sebagai sesuatu yang unpleasant. Bagi saya sesuatu yang ugly adalah sesuatu yang secara indera manusia memiliki citra yang tidak enak baik itu dari mata, telinga, peraba, bau dan juga perasa. Suatu benda baru bisa disebut ugly apabila menimbulkan cibiran, perasaan tidak senang, kilasan memori tidak menyenangkan, atau aneh dan tidak normal.

Pertama-tama saya mencoba menggambarkan ugly menurut saya. Yaitu sesuatu yang bila dipegang membuat jijik, bila dicium berbau tidak sedap, bila dipandang hanya menimbulkan eyesore, dan tentu saja tidak enak untuk dirasakan. Saya pun mencoba menemukan benda yang memenuhi kriteria ini namun diketahui secara universal oleh tiap orang.

Akhirnya saya pun menemukan satu benda yang memenuhi kriteria diatas yaitu tinja atau kotoran. Secara harafiah, kotoran merupakan suatu buangan atau keluaran makhluk hidup yang sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Dari penjelasan ini saja dapat disimpulkan bahwa eksistensi si kotoran sendiri sudah tidak diterima oleh tubuh secara tidak sadar. Secara sadar, manusia bahkan binatang seringkali sebisa mungkin menyembunyikan keberadaan si kotoran ini apabila mereka telah mengeluarkannya. Manusia dengan menyiram kloset dan hewan seperti kucing dengan menguburnya di dalam pasir.

Secara fungsional, kotoran merupakan bekas makanan yang sudah tidak memiliki kegunaan nyata bagi tubuh secara fungsi. Sari-sari makanannya telah habis dan telah membusuk sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Berbeda dengan makanan yang pada awalnya masuk ke dalam tubuh. Memang beberapa prakter menggunakan kotoran hewan sebagai pupuk. Namun nyatanya si kotoran ini tidak berguna bagi hewan itu sendiri secara langsung namun berguna bagi tumbuhan yang mungkin mereka makan.

Secara estetika, tentu saja kotoran merupakan sesuatu yang tidak bisa ditolerir dengan mata. Baik itu kotoran manusia atau kotoran hewan, tentu menimbulkan eyesore apabila dilihat. Beberapa orang bahkan akan langsung meluap atau muntah hanya dengan melihatnya saja. Pada umumnya, warna coklat kehitaman atau kekuningan yang ada disana terlihat begitu menjijikan bahkan tanpa kita mencium baunya atau mengetahui kepadatan si benda tersebut.

Sampai saat ini saya belum menemukan orang yang mengatakan kotoran itu sesuatu yang indah. Hal ini lah yang membuat saya berpikir bahwa kotoran ini merupakan suatu benda yang dapat dikatakan ugly secara universal. Saya pun mengangkatnya dalam tugas ugly object ini. Tentunya saya tidak ingin dan tidak mungkin menampilkan kotoran sebenarnya kesini, namun saya pun membuat sesuatu yang merupakan replika yang terinspirasi darinya.

ugly object

Benda ini saya buat menggunakan bubur kertas dengan kertas yang saya rendam di air selama sehari, kemudian saya campurkan lem dan saya gumpal sehingga agak membulat. Dari sini akan terlihat tekstur yang tidak merata dan ber’benjol’ mirip seperti otak. Lalu gumpalan yang masih basah ini saya cat dengan cat air berwarna cokelat kekuningan dan hitam secara berantakan. Setelah melakukan ini, dapat terlihat hasil yang sedikit mirip dengan kotoran aslinya dan melihatnya saja saya sudah merasa sedikit jijik. Selain itu bubur kertas juga menimbulkan efek objek menjadi kenyal dan agak basah. Padahal berbeda dengan yang asli, ini sama sekali tidak mengeluarkan bau.

Setelah itu saya mencoba melakukan riset kecil dengan memfoto benda ini dan menunjukannya kepada beberapa teman saya. Reaksi yang mereka keluarkan selalu serupa. Dimulai dengan kata,”hiii jijiiiik” hingga tidak mau melihatnya. Bahkan beberapa yang melihatnya secara langsung, segera menyarankan saya untuk membuang si objek ini. Padahal mereka tidak mencium bau yang tidak sedap dari objek ini namun sudah tersugesti oleh kotoran yang biasa mereka lihat. Reaksi yang sependapat dengan saya ini menurut saya merupakan sebuah bukti kecil bahwa kotoran merupakan sesuatu yang ugly.


1 Response to “Ugly Object”


  1. January 14, 2012 at 9:26 am

    Sewaktu melihat secara langsung mungkin memang tampak seperti kotoran, apalagi juju mengetahui proses untuk mendapatkan bentuk ini. saat membuatnya pasti akan menimbulkan sugesti bahwa benda ini merupakan kotoran.
    Tapi ketika sudah difoto, akan timbul persepsi lain bagi orang yang belum pernah melihatnya. Sekilas dilihat, tampak seperti karang atau batuan.
    Namun saat diberitahukan bahwa foto tersebut adalah foto kotoran, sugesti itu membuat kita yang melihatnya menjadi jijik.
    Jadi menurut saya benda ini masih bisa “diselamatkan” untuk tidak menjadi ugly object. Unjung-ujungnya, ugly kembali lagi pada persepsi orang terhadap apa yang dilihatnya.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: