11
Jan
12

ugly object: kasur yang berubah fungsi

Post ini merupakan perbaikan dari https://everydayarchitecture.wordpress.com/2012/01/02/ugly-object/ dimana terjadi kesalahan sehingga, post yg belum selesai itu tanpa sengaja tersubmit.

Arti Ugly menurut dictionary.com untuk sebuah objek adalah

“1. of unpleasant or unsightly appearance

dan berdasarkan asal usul katanya adalah

“mid-13c., uglike ”frightful or horrible in appearance,” from O.N.uggligr ”dreadful, fearful,” from uggr ”fear, apprehension, dread”(perhaps related to agg ”strife, hate”) + -ligr ”-like.” Meaningsoftened to ”very unpleasant to look at””

Menurut arti katanya bisa kita lihat bahwa ugly itu selalu berhubungan dengan penampilan yang mengerikan, dan tidak enak dilihat. Namun siapakah yang menentukan apakah sesuatu mengerikan atau tidak nyaman untuk dilihat? seniman? kritikus keindahan?

Memang pada dasarnya ilmu seni memiliki teori-teori yang menilai keindahan suatu hal. Namun dalam dunia praktikal, tidak selalu teori itu berlaku, karena pada dasarnya seni itu sangat bersifat personal, dan berbeda-beda definisi dari “enak dilihat” ataupun tidak.

Jadi kembali ke pertanyaan awal siapakah yang menentukan sebuah objek itu “ugly” atau “beauty”. Bukan seniman ataupun kritikus, melainkan semua orang yang melihatnya, semua orang yang terkena pengaruh yang dikeluarkan objek itu, dan semua orang yang berada di sekitarnya, yang kemudian di simpannya dalam pikirannya sendiri. Sehingga sebuah objek yang sama bisa menerima berbagai macam pandangan dari orang sekitarnya dari “very ugly”, “neutral”, “so so”, “beautiful”. Sehingga bisa kita sebut bahwa “ugly” bukanlah sebuah penampilan fisik yang dilihat oleh mata saja melainkan sebuah kualitas yang memberikan efek dan kesan yang berbeda-beda pada setiap orang.

Salah satu contoh “ugly object” yang saya buat adalah:

Di gambar tersebut apakah yang bisa kita lihat? board, kertas karton, dan styrofoam. Barang-barang itu sangatlah berguna dalam kehidupan kita sehari-hari, lalu paa yang menjadikannya ugly? Tempat diletakkannya itu lah yang membuat keadaan dan kondisi ini menjadi ugly. Barang-barang yang berguna itu diletakkan di atas kasur, sesuatu yang seharusnya digunakan sebagai tempat untuk tidur dan beristirahat.

Dengan keberadaan board, styrofoam, dan kertas karton itu, mereka menutupi kasur tersebut, mereka membuat kotor kasur tersebut, membuat kasur menjadi tidak dapat digunakan lagi sebagai mana mestinya. Kualitas empuk, nyaman yang biasanya diberikan kasur, diubah ke arah negatif, terutama terhadap orang yang akan tidur di sana, sehingga membuat orang yang melihatnya menjadi merasa tidak nyaman dan tidak mau menggunakan kasur itu sampai barang-barang itu dibereskan. Menurut saya, barang yang memberikan kesan buruk diakibatkan barang-barang yang menempatinya, dan menjadikannya tidak berguna inilah merupakan salah satu bentuk ugly.


0 Responses to “ugly object: kasur yang berubah fungsi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: