12
Jan
12

simsalabim! Ruang parkir & meja prasmanan

null
null
Apa hubungan antara keduanya? Bagaimana sistem regulasi setempat?

Peruntukkan ruang parkir saat ini memang sangat penting. Dengan ruang parkir, pengendara dapat menitipkan kendaraannya sejenak untuk melakukan aktivitas yang lain. Dengan ruang parkir, terjaminnya keamanan sebuah kendaraan dapat dipercayakan. Ruang parkir yang melengkapi suatu fungsi bangunan komersial kini juga hadir dalam bentuk yang lebih independen. Tidak harus melekat pada fungsi public yang sudah ada, tetapi juga terkadang memang dibutuhkan sehingga peletakkannya tidak menempel pada bangunan yang ada.
Contoh lain dari sebuah ruang parkir ialah hadir karena adanya kebutuhan berpindah penggunaan alat transportasi seperti yang terjadi pada tempat parkir yang tersedia di dekat stasiun KRL Pondok Cina, Depok. Banyaknya jumlah masyarakat berpindah angkutan dari motor –kereta – motor harus diakui memudahkan akses yang bersifat personal. Motor digunakan untuk berpindah dari tempat tinggal menuju stasiun. Untuk kemudian diparkirkan selama bepergian melanjutkan menggunakan kereta.
Ruang parkir yang tersedia berjarak sekitar 10 meter dari loket belakang stasiun Pondok Cina ini memiliki keunikan tersendiri. Pada awalnya memang merupakan existing yang terbengkalai. Kemudian tercetus ide oleh warga setempat untuk mewadahi motor- motor yang memiliki keperluan parkir. Tempo itu, memang momennya tidak jauh dari saat terbakarnya parkiran motor stasiun Pondok Cina sehingga memerlukan ruang subtitusi, penggantinya untuk sementara. Ruang parkir ini juga dilengkapi dengan toilet dan ruang depannya diberi luasan yang sengaja disediakan bagi para pedagang kaki lima menjajakan produknya.
Keseharian aktivitas pada ruang parkir yang mengalir wajar juga sering penuh ini mendadak berubah drastis ketika hari sabtu atau minggu tiba. Pada satu kebetulan dalam kesempatan yang langka, saya melihat fungsi parkir ini berganti total menjadi ruang pesta pernikahan! Ruang ini mungkin memang hanya seluas 10x 10 meter, tetapi ketersediaan ruang yang memang memiliki syarat-syarat terbentuknya memang sama. Ruang parkir membutuhkan area luas yang memiliki teduhan atau naungan. Tidak jauh berbeda, ruang pesta pernikahan yang mengundang banyak khalayak pun membutuhkan ruang besar ditambah dengan meja –meja wadah piring makanan yangdipercantik dengan taplak kain dan gantungan di sana sini.
Ternyata memang merupakan kebijakan bersama bahwa ruang parkir ini dapat berganti fungsi sesuai kesepakatan bersama. Siapa yang memiliki keinginan untuk menyewanya dapat menyetor sejumlah uang kepada pemilik ruang parkir ini. Hasilnya, dengan mengundang tim dekorasi pesta bagaikan sulap ruang parkir tersebut lenyap untuk kemudian digantikan posisinya dengan perlengkapan pesta yang gemerlap dengan elemen dekorasi diberbagai sudut ruangan. Tidak lupa meja –meja panjang untuk prasmanan & taplak kainnya yang berenda- renda didatangkan untuk mempertegas ruang pesta ini menjadi lebih hidup.
Sesuatu hal yang istimewa dalam penggunaan spatial? Tidak juga. Menurut, Simin Davoudi dalam Conceptions of Space and Place in Strategic Spatial Planing, ‘this is at the time when there has been major conceptual shift on spatial thinking …. ‘. Penggunaan ruang kini tidak terpaku pada fungsi yang baku ataupun berdekatan saja, tetapijuga yang saling tumpang tindih seiring berjalannya waktu. Sudah banyak penggunaan ruang yang dapat berubah menyesuaikan dengan kebutuhan,selama hal ini tidak menyimpang dan merugikan actor-nya .


0 Responses to “simsalabim! Ruang parkir & meja prasmanan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: