13
Jan
12

Gerbong Spesial ini Hanya untuk Wanita

Nyaman, bersih, dan bernuansa pink. itulah nuansa gerbong kereta khusus wanita saat saya pertama kali masuk di dalam gerbong yang masuk kelas AC-ekonomi jurusan Jakarta-Bogor ini. Sepanjang mata memandang hanya terlihat wanita kantoran, Ibu-ibu, mahasiswi, semuanya penumpang wanita. Wau! ini menakjubkan. Sangat berbeda kondisinya karena biasanya harus berdesak-desakan dengan penumpang lain baik wanita maupun pria. Pemandangan di dalam gerbong spesial ini beraneka ragam, mulai dari penumpang yang ngemper di lantai sampai penumpang yang sudah siap dengan kursi lipatnya. Semua terlihat nyaman melakukan aktivitas ini itu tanpa merasa ada gangguan. Awalnya merasa sangat tidak biasa karena biasanya naik kereta itu harus ekstra hati-hati, masuknya pun mesti super duper nyempil di antara orang-orang, dan di dalam kereta aktivitas menjadi sendiri-sendiri.

Belum lagi aksesoris yang cantik ini memang wanita sekali. Dengan tanda-tanda atau stiker yang berwarna pink. Dibandingkan gerbong biasa, gerbong spesial ini lebih cozy layaknya kamar wanita. Bagaimana tidak penumpang di gerbong ini menjadi lebih nyaman untuk beraktivitas di dalamnya. Begitu pun saya, walaupun di dalam penuh, tetapi tidak menutup kenyamanan saya berada di dalam gerbong ini.

Namun kenyamanan itu segera menjadi janggal setelah saya melihat bapak-bapak masuk ke dalam gerbong ini. Belum lama bapak ini berada di dalam gerbong, seorang ibu menegur bapak itu yang kemudian disetujui oleh penumpang wanita lainnya sehingga mata dan suara para penumpang tertuju pada bapak-bapak ini. Dan gerbong kereta ini pun menjadi ramai dengan suara gaduh bernada jengkel para wanita karena kehadiran bapak di dalam gerbong spesial mereka. Saya pun memang awalnya merasa aneh, padahal saya sudah terbiasa dengan kehadiran laki-laki di dalam gerbong yang sama saat naik kereta. Tetapi ludes begitu saja semenjak kehadiran bapak ini seorang diri karena berada dalam posisi yang salah saat ini. Selain dari penampakan dia paling berbeda diantara penumpang lainnya, sehingga mudah dikenali ‘siapa anda’ ini, kehadiran satu orang laki-laki ini ternyata telah mengganggu sistem kegiatan, kenyamanan, dan kepemilikan para penumpang wanita. Dimana gerbong ini telah menjadi sistem yang mangandung kegiatan yang hanya dilakukan wanita, apa yang di punya wanita (aksesoris), dan jika anda (laki-laki) masuk ke dalamnya, maka anda telah merusak sistem yang terbentuk di dalam gerbong spesial ini. Sehingga jangan salahkan kalau tiba-tiba anda ditegur dan menjadi objek ketidaksukaan para wanita terhadap anda.

Cuplikan kejadian tadi menjadi perhatian saya dengan menyimpulkan kondisi tersebut termasuk sesuatu yang ‘ugly’ karena tidak berada dalam penempatan yang seharusnya. Di dukung dengan waktu dan tempat kejadian yang sudah menjadi ikon “gerbong spesial ini hanya untuk wanita”. Sistem yang terbentuk di dalamnya menjadi janggal dan tidak berjalan karena kehadiran satu orang yang dianggap “anda bukan bagian dari kami” sehinngga menjadi ‘ugly’ bagi para penumpang wanita, termasuk saya.


0 Responses to “Gerbong Spesial ini Hanya untuk Wanita”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: