17
Feb
13

Pangkalan Ojek

Ojek merupakan salah satu moda transportasi yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Hal yang menarik adalah bagaimana pangkalan ojek sering berada ditempat yang strategis sehingga mudah dijagkau oleh para calon penggunanya. Pangklan ojek ini terkadang berada di ruang terbuka (open space) seperti lapangan, taman kota (ruang hijau), dan sebagainya dan lokasinya mudah dilihat dari berbagai arah Ada pula yang memanfaatkan badan jalan (pedestrian way) sebagai tempat pangkalan ojek sehingga mengganggu sirkulasi pejalan kaki. Hal ini mungkin berpengaruh terhadap lingkungan sekitar, bisa berdampak positif maupun negatif. Sebagai contoh ditempat berskala besar seperti terminal terdapat beberapa pangkalan ojek dan fenomena yang pengamat lihat adalah terbentuknya kerumunan yang terdiri tidak hanya dari tukang ojek tetapi juga penjual makanan hingga pengamaen yang menetap disana. Pangkalan ojek memiliki karakteristik yang berbeda-beda berdasarkan skala tempatnya berada. Akankah ruang yang tercipta pada pangkalan ojek pertigaan gang sempit sama dengan pangkalan ojek didepan Sekolah Menengah Atas. Karakteristik serta kulaitas ruang yang tercipta akibat adanya pangkalan ojek disuatu lingkup wilayah yang berbeda adalah salah satu yang akan coba diamati.
Pemahaman dapat dilakukan juga dari bagaimana proses terbentuknya suatu kelompok sosial yang terdiri dari individu-individu tukang ojek hingga terbentuk suatu organisasi yang sifatnya temporer maupun permanen yaitu pangkalan ojek. Serta bagaimana masyarakat sekitar serta budaya setempat mempengaruhi sebuah pangkalan ojek juga menjadi faktor pembentuk suatu komunitas ojek. Lingkungan sekitar seperti alam dan ruang hijau mempengaruhi suatu pangkalan ojek seperti dibeberapa tempat pangkalan ojek bernaung dibawah pohon-pohon besar sebagai naungan. Faktor-faktor seperti ini akan mempengaruhi pula perkembangan suatu pangkalan ojek. Dari sekedar pengamatan singkat yang pengamat lihat terdapat pangkalan ojek yang awalnya hanya terdiri dari tiga orang berkembang menjadi belasan dan sekarang memiliki saung untuk tempat beristirahat yang juga diberi tanda sebagai “Pangkalan Ojek”.
Pangkalan ojek telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Bagaimana ruang yang terbentuk akan berkembang seiring waktu dan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti sosial, ekonomi, budaya, dan lainnya ? Apakah pangkalan ojek sebagai komunitas yang berkumpul berpotensi untuk meningkatkan kualitas suatu wilayah atau distrik ? Bagaimana hubungan desain perkotaan dengan ruang tersebut?


0 Responses to “Pangkalan Ojek”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: