04
Jan
14

Ugly & Uglyness Dari Segi Konteks Sosial & Budaya

portfol

Frasa yang kami pilih adalah “konteks sosial budaya”. Konteks sosial budaya ialah pandangan yang tergantung pada kebiasaan dan nilai-nilai yang dianut masyarakat, sedangkan bila melihat konteks sosial budaya didalam ruang adalah bagaimana ruang berfungsi menurut nilai-nilai yang dianut si pengguna ruang, salah satu contoh yang kami ambil adalah seorang klien wanita betawi berusia 20 tahun yang masih menjunjung tinggi adat istiadat (nilai sosial & budaya), tinggal di jakarta. Ia meminta kami untuk mendesain sebuah kamar mandi dirumahnya.

Kami membuat sebuah tempat untuk mandi yang terbuka sehingga klien dapat melihat pemandangan indah sambil mandi, begitu pula orang dari luar dapat melihat aktivitas di tempat mandi, menghirup udara segar dan mengamati aktivitas orang yang sedang menanam di sekitar rumah.

maket 1
maket 2

Jika dilihat dari segi sosial budaya si klien, desain ini menjadi ugly bagi klien. Tingkat privasi klien yang berbeda dari orang lain, menjadikan desain kamar mandi tidak nyaman bagi klien, tempat mandi yang terbuka membuat klien risih & malah enggan untuk mandi walaupun dapat menikmati pemandangan yang indah.

Kelompok:

Ayu Pratitha

Gabriela Jennifer

Valencia Tandy


0 Responses to “Ugly & Uglyness Dari Segi Konteks Sosial & Budaya”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: